KA Pengangkut Peti Kemas Mulai Beroperasi di Sumatera Utara

0
779
Ilustrasi Rangkaian Kereta Barang - tribunnews.com

Medan – (suaracargo.com)

PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mengoperasikan kereta api barang dari Kawasan Industri Sei Mangkei menuju Terminal Peti Kemas Internasional Belawan (BICT). Operasional kereta api tersebut merupakan operasional kereta api pengangkut kontainer yang pertama di Sumatera Utara.

“Ya ini untuk yang pertama kali di Sumatera, kita melayani langsung angkutan kontainer ke terminal peti kemas. Besok mulai resmi beroperasi. Selama ini sudah kita operasikan dalam rangka uji coba. Mulai besok akan berjalan secara rutin, yakni setiap hari Selasa dan Jumat,” ujar Humas PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumatera Utara Joni Martinus, Senin (16/1/2017).

Untuk kapasitas, lanjut Joni, tiap-tiap kereta akan mampu membawa sekira 32 teus. Sehingga, kereta api khusus kontainer ini bisa mengangkut sekira 72 teus kontainer dari Sei Mangkei menuju BICT Belawan setiap pekan.

“Tiap kereta itu ada 18 gerbong, yang masing-masing bisa membawa 2 kontainer dengan kapasitas 1 teus per kontainernya,” jelas Joni.

Ketika ditanya persoalan tarif, Joni sendiri enggan berkomentar. Menurutnya persoalan tarif telah ditetapkan oleh Kantor Pusat PT KAI, dan telah disetujui oleh pihak-pihak yang akan menggunakan layanan kereta peti kemas tersebut.

“Kalau soal tarif, di Sei Mangkei itu kan banyak yang stakeholder-nya. Saya pikir itu dipertimbangkan. Cuma itu memang kewenangan kantor pusat. Soal sosialisasinya kepada para pengusaha calon pengguna layanan kereta api peti kemas ini, saya pikir kalau sudah beroperasi artinya ada kesepakatan dengan beberapa pihak,” tukasnya.

Sementara itu, Vice Presiden PT KAI Divre I Sumut Mateta Rijalulhaq, mengatakan, operasional kereta khusus peti kemas ini ditujukan untuk mengurangi beban jalan, yang selama ini dijadikan andalan utama bagi truk pengangkut barang. “Untuk pengangkutan peti kemas dan angkutan barang menjadi programnya PT KAI Divre I Sumut. Sudah di programkan dan akan ada lokomotif yang dikirim,” ujarnya.

Mateta menyebutkan, Sumut akan mendapatkan pergeseran sebanyak 7 lokomotif untuk kereta barang. Lokomotif tersebut akan digunakan untuk pengangkutan barang dari Sei Mangke, pelabuhan baru Kuala Tanjung, dan trip lainnya ke Medan. “Dengan penambahan tujuh lokomotif itu, saat ini kita memiliki 35 lokomotif serta delapan gerbong datar yang siap untuk dioperasikan,” ungkapnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here