Kabut Asap Halangi Jarak Pandang Kapal di Pelabuhan Sekupang

0
276
ilustrasi kabut asap (batam.tribunnews.com)
ilustrasi kabut asap (batam.tribunnews.com)

Batam – (suaracargo.com)

Meskipun jarak pandang beberapa hari terakhir ini kian berkurang, pemberangkatan kapal yang beroperasi di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS), Batam, pada hari Kamis (10/9/2015), masih berjalan seperti biasa. Menurut informasi yang diterima pihak syahbandar, jarak pandang masih sekitar 1 mil.

“Memang hari ini lebih pekat asapnya. Namun masih belum mengganggu perjalanan kapal yang beroperasi dari PDS ke sejumlah wilayah tujuan,” ujar Kepala Syahbandar PDS Komarudin melalui Aba Eban anggota syahbandar PDS, Kamis (10/9).

Asap kiriman dari Sumatera daratan ini kian hari kian pekat menyelimuti udara Batam. Dipastikan, asap tersebut akan terus mengepung Batam.

Jika jarak pandang hanya 500 meter, maka aktivitas keberangkatan maupun kedatangan di PDS bisa dibatalkan.

“Kalau sudah 500 meter itu pasti tidak diberangkatkan. Karena resiko kecelakaan itu tinggi. Tapi mudah-mudahan ketebalan asap di Batam berkuranglah,” ujarnya lagi.

Para kapten kapal diwajibkan untuk terus menyalakan lampu navigasi. Lampu Navigasi ini berperan penting untuk memberi tanda bagi kapal lain. Sehingga dari jarak beberapa mil, keberadaan kapal sudah diketahui kapal lain yang berada di sekitarnya.

“Lampu navigasi yang harus terus dinyalakan petugas kapten kapal. Apa lagi jarak pandang saat ini terus berkurang. Ini kalau tidak berakibat fatal,” katanya lagi.

Selain harus terus menyalakan lampu navigasi, beberapa faktor lain yang harus ditaati kapten kapal diantaranya adalah menurunkan kecepatan kapal serta radio komunikasi harus selalu dalam kondisi standby.

Salah seorang kapten kapal menuturkan kondisi seperti ini menurutnya adalah musiman. “Ini musiman sih. Tahun lalu juga Gini, namun ini paling parah. Yang penting lebih hati-hati saja kalau kondisi seperti ini. SOP dengan kondisi seperti ini tetap yang utama,” ujar Kapten kapal di PDS yang sering disapa Jon itu.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here