Kabut Asap Lumpuhkan Bandara Jambi, 12 Penerbangan Tertunda

0
173
ilustrasi kabut asap (vivanews.co.id)
ilustrasi kabut asap (vivanews.co.id)

Jambi – (suaracargo.com)

Bandara Sultan Taha, Kota Jambi, kembali lumpuh akibat kabut asap pada Senin, 3 November 2014. Jarak pandang di landasan pacu kurang dari 1.000 meter saat pagi sehingga cukup berisiko untuk didarati atau dilepaslandasi pesawat terbang.

Sedikitnya ada 12 jadwal penerbangan yang terpaksa ditunda. Penerbangan yang ditunda antara lain penerbangan pesawat maskapai Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air, Batavia Air, dan Lion Air.

Menurut Kepala Operasional Bandara Sultan Taha, Rolan Sumanjuntak, sebagaimana dilansir vivanews.co.id, Bandara sudah lumpuh sejak pagi hari karena tidak satu pun pesawat bisa mendarat. Pendeknya jarak pandang menyebabkan pendaratan pesawat memiliki resiko yang terlalu tinggi. Resiko itu menyebabkan sebanyak 12 kali penerbangan terpaksa ditunda.

Seharusnya, kata Rolan, Bandara sudah mulai ramai sejak pukul tujuh pagi. Semestinya sudah ada lima pesawat dari Jakarta yang mendarat pada pagi tadi. Namun hingga siang, baru pesawat Garuda yang berani mendarat.

Seminggu lalu, aktivitas Bandara Sultan Taha Jambi sudah sempat berjalan lancar karena kabut sudah menghilang. Namun kondisi cuaca yang kembali panas menyebabkan kabut asap tebal muncul lagi.

Kabut asap yang melanda Jambi berasal dari kebakaran hutan di Sumatera Selatan. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisik, ditemukan 13 titik api di Jambi hari ini. Sedangkan di Sumatera Selatan mencapai 169 titik api.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY