Kadin Dishubkominfo Boltim Pastikan Kota Bunan Punya Pelabuhan Kapal

0
485
Ilustrasi pelabuhan (Tribunmanado/dok)

Tutuyan – (suaracargo.com)

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), M R Alung, memastikan, Kota Bunan bakal memiliki pelabuhan kapal tahun depan.

Pelabuhan yang akan menelan anggaran sebesar Rp 36 miliar ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui jalur laut.

Ditambah lagi, Dirjen Pelabuhan Republik Indonesia (RI) belum lama ini sudah memantau daerah yang direncanakan akan menjadi pelabuhan umum. “Memang benar mereka sudah melakukan pemantauan lapangan, tahun depan dananya sudah teralisasi,”kata Alung memastikan.

Dia mengatakan, jika mengikuti rencana awal, seharusnya pembangunan pelabuhan sudah dimulai tahun ini. Namun, karena perbedaan Rancangan Induk Pelabuhan (RIP) dan Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) dengan Kabupaten yang banyak memiliki pulau kecil ini, rencana tersebut terpaksa ditunda.

header-baru-suaracargo

“Dari hasil kajian Pemerintah Pusat rencana pembangunan pelabuhan sesuai RTRW untuk pelabuhan wisata. Namun ada beberapa penyesuaian, jadi kami pastikan pembangunan pelabuhan Kota Bunan nanti sebagai pelabuhan umum,”kata dia.

Lanjutnya, pekerjaan yang teralokasi oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 ini, tidak akan ditunda lagi. Apalagi mereka sudah menyediakan lahan dan lokasi pembangunan serta infrastruktur pendukung lainnya.

“Dirjen sudah meninjau posisi akses pintu masuk sampai mercusuar,”kata dia, seperti dilansir tribunmanado.co.id.

Mereka berencana agar pelabuhan umum dan wisata tertata rapih, dan tidak menyatu. Apalagi daerah mereka memiliki banyak potensi wisata yang harus didukung dengan ifrastruktur angkutan laut.

“Kalau pelabuhan umum sudah ada, maka Pemkab akan berusaha membuat pelabuhan wisata, dan lokasinya kami pilih di Desa Baret Tutuyan dan Desa Jico”jelasnya.

Rencana Dishubkominfo ini banyak mendapatkan dukungan positif dari masyarakat, khususnya yang berada disekitar lokasi tempat pembangunan. Mereka (masyarakat) menilai sudah saatnya pengembangan jalur laut lewat pelabuhan dilakukan.

“Kalau ada pelabuhan sudah jelas dampak ekonomi datang kepada kami. Dengan demikian menjadi rezeki bagi kami dan kekuarga kami, baik lewat kegiatan berjualan dan jasa lainnya,”Kata Julham Mokodompit warga Kota Bunan yang berprofesi sebagai nelayan.

Hal yang sama dikatakan pula oleh Fatmawati, warga yang di daerah sama. Menurut dia, hadirnya pelabuhan akan membantu masyarakat dalam kegiatan traveling ke beberapa kabupaten lain.

“Kalau ada pelabuhan saya terbantu bisa berangkat langsung ke Tetnate tanpa harus melalui jalur pelabuhan Manado,”tukasnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here