Kadin Dukung Pelabuhan Ekspor Dengan Catatan

0
319
ILUSTRASI: Aktivitas di kawasan Pelabuhan Malundung Kota Tarakan, Kalimantan Utara belum lama ini. Rencananya ekspor hasil kelautan dan perikanan asal Kalimantan Utara diangkut dengan pesawat kargo, bukan lewat pelabuhan. (Tribun Kaltim / Muhammad Arfan)

Kehadiran pelabuhan ekspor di Balikpapan mendapat respon positif dari kalangan pengusaha.

Begitu pula yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim.

Namun, tidak serta merta semua komoditi Kaltim bisa langsung diekspor dari pelabuhan tersebut.

banner-csm-atas

Wakil Ketua Kadin Kaltim, Bidang Investasi, Alexander Soemarno mengatakan, masih banyak yang harus dibenahi di pelabuhan ekspor tersebut.

“Tergantung produk yang mau diekspor. Banyak sarana dan kepastian yang harus dilengkapi dulu, baru pelabuhan ini bisa beroperasi seperti yang diinginkan,” sebut Alex, Senin (22/8/2016).

Ekspor, kata Alex, sangat tergantung dengan jenis dan jumlah produk.

“Misalnya kerajinan tangan hanya 100 pieces. Kan harus tunggu banyak baru bisa diekspor,” kata Alex memberi contoh.

Belum lagi jika yang diekspor adalah komoditi perkebunan atau perikanan yang memerlukan kapal khusus.

“Kapal yang ada fasilitas pendinginnya, itu masuk tidak ke pelabuhan kita. Kalau masuk, seberapa rutin,” katanya lagi.

Pemerintah, lanjut Alex, tidak bisa serta merta menerapkan aturan kaku yang mewajibkan pengusaha mengekspor dari pelabuhan ekspor di Balikpapan.

“Harus banyak yang dibicarakan. Tidak bisa dipaksa begitu. Yang ada malah nanti kita bisa rugi,” tuturnya, seperti dilansir Tribun Kaltim.

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor : M. Nahar

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here