Kapal Motor (KM) MV Tungkal Samudra 01 di dermaga umum Pelabuhan Gresik

    0
    422
    Kapal Motor (KM) MV Tungkal Samudra 01, kapal penumpang tujuan ke Pulau Bawean mangkrak di dermaga umum Pelabuhan Gresik. Anehnya, kapal yang mangkrak hampir dua tahun itu dibiarkan begitu saja di Pelabuhan Gresik, tidak di tempatkan dock tempat perbaikan kapal. (Foto: Sugiyono / surya.co.id)

    Gresik – (suaracargo.com)

    Kapal Motor (KM) MV Tungkal Samudra 01, kapal penumpang tujuan ke Pulau Bawean mangkrak di dermaga umum Pelabuhan Gresik. Anehnya, kapal yang mangkrak hampir dua tahun itu dibiarkan begitu saja di Pelabuhan Gresik, tidak di tempatkan dock tempat perbaikan kapal.

    Dari pantauan Surya.co.id, kapal tersebut dibiarkan mangkrak dan tidak ada penjaga di dermaga umum Pelabuhan Gresik. Pihak pelabuhan juga tidak risih dengan adanya bangkai kapal yang mengapung tersebut.

    Pengurus asosiasi pengusaha bongkar muat Indonesia (APBMI) Gresik juga tidak bisa berbuat banyak sebab usaha koordinasi dengan petugas Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) juga tidak ada kebijakan tegas.

    “Tadi sudah saya konfirmasi ke KSOP dan katanya pemilik kapal Pemda Riau. Katanya sudah disurati beberapa kali tapi belum ada respons,” kata Sekretaris APBMI Cabang Gresik Agus Irwan, Minggu (22/11/2015).

    Sebelumnya, KM MV Tungkal Samudra melayani penyeberangan ke dan dari Pulau Bawean, tapi setelah rusak pada salah satu mesinya pada 2013 sampai sekarang belum diperbaiki dan tidak dibawa ke area perbaikan kapal tapi dibiarkan mangkrak di dermaga umum Pelabuhan Gresik.

    Sandar kapal tersebut tidak mengganggu pelayaran tapi jika memang kapalnya rusak tidak boleh disandarkan sembarangan di kawasan Pelabuhan Gresik.

    “KSOP nya kemana?. Ini kan wilayah pelabuhan umum, tidak tempat sandar kapal rusak,” kata Sudarmono, pekerja bongkar muat yang di sekitar Pelabuhan Gresik.

    Nanang Afandi Kasi TU KSOP Kabupaten Gresik, mengatakan bahwa pemiliknya sudah dikirim surat untuk mengambil kapalnya tapi belum diambil-ambil.
    “Nunggu pemiliknya, punya Pemda luar pulau. Nanti saya tanyakan. Soalnya rusak,” kata Nanang, melalui telepon selulernya.

    Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here