Kapal Roro Rute Tanjung Priok – Gresik Mulai Beroperasi 12 Juli 2017

0
456
Suasana Pelabuhan Roro Telaga Punggur (Tribun Batam/Leo Halawa)

Jakarta – (suaracargo.com)

Kapal roll-on roll-off (roro) yang berfungsi untuk mengangkut barang dengan rute Tanjung Priok, Jakarta-pelabuhan Maspion Industrial Estate, Gresik dan sebaliknya, direncanakan mulai beroperasi pada 12 Juli 2017 mendatang.

Pelayaran ini merupakan kerja sama antara PT Indonesia Kendaraan Terminal, yang merupakan anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Persero), PT Jagat Zamrud Khatulistiwa, dan Maspion Terminal Kendaraan Indonesia.

Presiden Direktur Jagat Zamrud Khatulistiwa Didik Suwiti menerangkan bahwa potensi bisnis ini dilirik setelah melihat adanya kelebihan beban di jalan pantai utara Jawa (pantura). Kelebihan beban tersebut bisa berimbas pada kemacetan yang berujung pada inefisiensi biaya logistik.

“Kemacetan bisa menimbulkan biaya ekonomi yang cukup tinggi. Namun, di dalam sistem rantai pasok, aspek waktu itu sangat krusial. Dengan kapal roro, jadwalnya teratur, sehingga suplainya menjadi just-in-time,” ujar Didik, Selasa (4/7).

Dengan menggunakan kapal roro, ia mengklaim bahwa pengiriman barang dari Jakarta-Surabaya antar pelabuhan (port-to-port) bisa dilakukan dalam jangka waktu 29 jam saja. Sementara itu, pengiriman barang secara door-to-door, atau melalui seluruh pelabuhan di pantai utara jawa, bisa dilakukan dalam jangka waktu 42 jam.

Kondisi ini dianggap lebih cepat dibandingkan jalur darat yang bisa memakan waktu dua hari secara port-to-port dan tiga hari jika pengiriman dilakukan door-to-door.

“Dengan mempersingkat waktu logistik, maka utilisasi truk bisa maksimal. Bagi badan usaha, hal itu sangat baik karena bisa meningkatkan nilai buku truk sebagai aset perusahaan,” imbuhnya, seperti dilansir CNN Indonesia.

Adapun rencananya, perusahaan akan melayarkan dua kapal roro yang diberi nama kapal Sawitri dan roro Prayesti. Kapal Sawitri memiliki kapasitas 1.000 meter kubik per hari dengan berat mencapai 50 ton. Sementara itu, kapal Prayesti memiliki kapasitas mencapai 2 ribu meter kubik per hari dan berat sebesar 70 ton.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here