Kapolsek KP3 Pelabuhan Benoa Bali Inisiasi Sistem Komunikasi Terpadu

0
475
Pelabuhan Benoa, Denpasar Bali (kompas.com/Sri Lestari)

Denpasar – (suaracargo.com)

Kapolsek KP3 Pelabuhan Benoa Bali Kompol I Nyoman Gatra menginisiasi sistem komunikasi terpadu yang disebut dengan Integrated Benoa Harbour Police Radio Communication (IBHPRC). Saat ditemui di Pelabuhan Benoa, Kamis (16/3/2017), Gatra mengakui bahwa jika komunikasi terpadu itu digunakan untuk mengantisipasi dan memudahkan pendeteksian dan pencegahan dini terhadap berbagai gangguan keamanan dan ketertiban wilayah Pelabuhan Benoa yang luasnya mencapai 60 hektar tersebut.

“Selama ini komunikasi masih dilakukan secara sektoral. Kepolisian punya sendiri, TNI AL punya sendiri, Pelindo juga begitu. Semuanya masih sektoral. Setelah komunikasi terintegrasi seperti ini, diharapkan koordinasi lintas sektoral bisa teratasi dengan baik, sehingga hal-hal yang mengganggu keamanan dan ketertiban bisa lebih cepat terdeteksi,” ujarnya, seperti dilansir beritadewata.com.

Sampai saat ini sudah ada 53 komunikasis terpadu yang terintegrasi. Channelnya dirahasiakan sehingga tidak mudah orang di luar areal wiilayah Pelabuhan Benoa yang masuk dan mengetahui hasil komunikasi internal. Banyak pihak yang sudah terlibat dalam komunikasi terpadu ini diantaranya, Pelindo, perusahan kapal pesiar, kapal ikan, dan bahkan sampai di warung-warung kecil.

“Jadi penanganan keamanan dan ketertiban di Pelabuhan Benoa sudah menyasar warung-warung kecil. Kita ingin semua keamanan kawasan terjamin dengan baik,” ujarnya. Sistem komunikasi terpadu ini memudahkan pihak kepolisian untuk mengkoordinasikan kewaspadaan dan kesiap-siagaan seluruh security di Benoa.

“Caranya mudah. Misalnya dari sentral konek ke perusahan tertentu kemudian tidak dijawab. Petugas akan melakukan patroli. Bila Satpamnya tertidur, petugas tidak perlu bangunkan Satpam tersebut. Foto dulu, dari depan, muka, belakang, atas bawah. Lalu fotonya kirim ke saya. Saya akan meneruskan laporan ke bos perusahannya masing-masing,” ujarnya.

Ia mengaku jika Satpam di wilayah Benoa tidak memiliki pemahaman menyeluruh soal pengamanan terpadu dan sistem komunikasi terpadu. Padahal wilayah Benoa ini merupakan obyek vital nasional. Bila Benoa terganggu dan lumpuh maka lumpuhlah Bali dan nasional.

Senior Avsec Regulated Agen Area Benoa I Made Winyana menyambut baik inisiatif Kapolsek Benoa untuk membentuk sistem komunikasi terpadu di wilayah Pelabuhan Benoa. “Kita sangat dibantu dengan adanya sistem komunikasi terpadu dalam pengamanan Wilayah Pelabuhan Benoa. Ini harus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujarnya. Ia mengaku, fungsi dari sistem komunikasi terpadu itu bisa memudahkan penanganan sistuasi gangguan keamanan dan ketertiban Benoa.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here