Kapten Kapal KLM Anugera Jaya 02 Tidak Tahu Prosedur Legalitas Gas LPG

0
106
ilustrasi pelabuhan Tanjung Pandang, Belitung (detik.com)

Belitung – (suaracargo.com)

Kapten Kapal KLM Anugera Jaya 02 Amsyah mengatakan, tidak mengetahui prosedur terhadap legalitas dari tabung Gas LPG milik 11 orang pengusaha di Kabupaten Belitung tersebut.

Da hanya sebatas membawa barang – barang tersebut dari Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta dan tiba ditempat tujuan yaitu Pelabuhan Tanjungpandan, Belitung.

“Tidak tau saya, kami cuma bawa saja dari Sunda Kepala. Kami baru dua kali lah bawa ini, dan sebulan dua kali. Semua dokumen kapal ini juga sudah dibawa sama Polres,” ujar Amsyah kepada posbelitung.com, Senin (18/9/2017).

Pengangkutan terhadap Gas LPG dari Pelabuhan Sunda Kelapa itu, disebut – sebut baru dua kali. Cara pengangkutan Gas LPG ini, diduga tidak melalui rayonisasi PT Pertamina (Persero) yang ada di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Sebelumnya, polisi baru sebatas melakukan penyelidikan terhadap pengiriman Gas LPG dari Sunda Kelapa ini, menyusul terbitnya surat Gubernur Bangka Belitung, tentang pengiriman Bahan Bakar Gas /LPG ke Pulau Belitung. Surat dengan nomor 540/849/ESDM itu dikeluarkan tertanggal 31 Agustus 2017.

Mayoritas ribuan tabung Gas LPG ukuran 12 Kilogram (Kg) tersebut, milik 11 orang pengusaha atau penampung di Kabupaten Belitung. Gas tersebut didatangkan langsung oleh pengusaha ini secara bersama-sama.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY