Kata Dirut Pelindo Soal Pemindahan Lokasi Pelabuhan Cilamaya

0
382
ilustrasi bongkar muat di pelabuhan (kompas.com/Aditya Ramadhan)
ilustrasi bongkar muat di pelabuhan (kompas.com/Aditya Ramadhan)

Jakarta – (suaracargo.com)

Usai membatalkan proyek Pelabuhan Cilamaya, pemerintah akan menggeser lokasi pembangunan pelabuhan ke sebelah Timur, yaitu di daerah Indramayu. Direktur Utama PT Pelindo II (Persero) RJ Lino menilai, meskipun lokasi pembangunan digeser, pelabuhan tersebut dinilai tetap tidak layak investasi oleh swasta.

Pemerintah memang merencanakan pembangunan pelabuhan yang masuk dalam Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) akan lebih ditawarkan ke swasta. “Kalau mau ditawarin ke swasta, mana ada yang mau? Apalagi kita sudah bangun di Cirebon,” kata Lino saat bebincang dengan Liputan6.com, Selasa (7/4/2015).

Menurut Lino, sejumlah investor akan lebih tertarik dengan pelabuhan yang sedang dikembangkan oleh Pelindo II di Cirebon. Sebab lokasinya lebih dekat dengan DKI Jakarta.

Pembangunan Pelabuhan Cilamaya pada awalnya difunngsikan untuk mengurangi kepadatan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Dijelaskan oleh Lino, perseroan telah menganggarkan setidaknya Rp 2 triliun untuk mengembangkan pelabuhan di Cirebon tersebut. “Ya kita perkirakan dua tahun pembangunannya selesai. Itu tidak ada pinjaman, kami pakai dana sendiri,” tegas Lino.

Seperti diketahui, penggeseran pembangunan proyek Pelabuhan Cilamaya tersebut setelah Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama menteri terkait mengunjungi lokasi proyek pada minggu lalu. Keputusan itu diambil untuk mengamankan produksi minyak di Blok ONWJ milik PT Pertamina (Persero).
Penggantinya, pembangunan pelabuhan akan diarahkan ke arah Timur Cilamaya tanpa mengganggu kegiatan produksi migas dan pertanian.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Indroyono Soesilo, pemerintah Indonesia sangat perlu membangun pelabuhan di Pantai Utara Jawa sebagai alternatif pelabuhan Tanjung Priok, karena pelabuhan yang terletak di Jakarta Utara itu sudah kelebihan kapasitas.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here