Kembangkan Bisnis, TMAS Kantongi Pinjaman 175 Milyar Dari Pemegang Saham

0
456
ilustrasi pelabuhan (okezone.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Danai pengembangan bisnisnya, emiten pelayaran PT Pelayaran Tempuran Mas Tbk (TMAS) mengantungi fasilitas pinjaman senilai Rp175 miliar dari pemegang saham. Perjanjian fasilitas pinjaman itu telah ditandatangani pada 12 Mei. Penarikan pinjaman tersebut bisa ditarik secara bertahap. Namun, tenggat waktunya berakhir hingga 2018.

”Fasilitas pinjaman ini akan kami gunakan untuk penambahan servis dan pelabuhan baru guna mendukung strategi national network,” kata Marthalia Vigita, Corporate Secretary TMAS di Jakarta, seperti dilansir okezone.com.

National network merupakan strategi yang diusung TMAS untuk mendukung program tol laut yang digagas oleh Presiden Joko Widodo. Sepanjang 2016, TMAS telah membuka tujuh pelabuhan baru yaitu Timika, Merauke, Serui, Kumai, Sampit, Malahayati, dan Tual serta tiga layanan rute baru untuk peningkatan frekuensi sebagai bentuk implementasi akan strategi tersebut.

Sementara itu, pada kuartal I 2017, perusahaan pelayaran ini sudah menambah lima pelabuhan baru, sehingga saat ini sudah memiliki rute di 32 pelabuhan. Kelima pelabuhan ini antara lain Lhokseumawe, Tarakan, Nabire di Papua, Papak Papua, dan Pelabuhan Bobo Maluku. Untuk 2017, TMAS membidik pendapatan Rp2,2 triliun. Angka itu meningkat sekira 32% dibanding realisasi pendapatan 2016. Namun, laba bersih yang ditargetkan sekira Rp200 miliar, turun sekira 13% dibanding 2016. Hal tersebut dikarenakan potensi munculnya biaya operasional yang lebih besar seiring dengan banyaknya pelabuhan baru yang dibuka.

Direktur TEMAS Line Harry Haryanto pernah mengatakan bahwa tambahan pendapatan juga akan didapat dari klien baru perseroan yang merupakan perusahaan besar untuk pengiriman barang dari Jawa ke Pulau Kalimantan, Sulawesi, dan Papua serta dari pulau di Indonesia Timur tersebut ke Pulau Jawa. Maka untuk mendukung ekspansi tersebut, TEMAS Line akan menambah dua kapal dengan kapasitas angkut lebih dari 2.500 TEUs.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here