Kemenhub Akan Konsolidasikan BUMN Pelabuhan Dukung Tol Laut

0
417
ilustrasi fasilitas logistik di pelabuhan (poskotanews.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengonsolidasikan Pelindo I-IV dalam waktu dekat ini. Langkah tersebut ditempuh guna menghimpun perencanaan pengembangan program Tol Laut yang lebih terintegrasi.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan rencana tersebut di sela kunjungannya ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (27/8). Selain mengadakan kunjungan ke pelabuhan, Menhub juga mengadakan pertemuan dengan sejumlah stakeholders di sektor transportasi laut.

banner-csm-atas

Menurut Budi, peran pelabuhan-pelabuhan nasional perlu diperkuat dengan sejumlah strategi sehingga mampu berperan sebagai hub yang memiliki kelengkapan fasilitas mumpuni. Dengan demikian, kapal-kapal ekspor impor bisa langsung sandar di sejumlah pelabuhan nasional tanpa harus singgah terlebih dahulu ke negara tetangga, Singapura.

“Untuk menjawab permasalahan-permasalahan tersebut, dalam waktu dekat ini kami akan konsolidasikan semua BUMN (Pelabuhan) yang ada, untuk membuat planning yang lebih terintegrasi,” kata Budi melalui siaran pers, Minggu (28/8).

Dia menambahkan, dalam rencana yang lebih terintegrasi itu, bukan hanya rencana pembangunan infrastruktur saja yang tercantum tapi juga sampai dengan mengoptimalkan manfaat dari infrastruktur yang sudah ada. Oleh karena itu, Menhub meminta pendapat dari para pelaku di pelabuhan guna menyempurnakan program Tol Laut di sela kunjungan ke Priok.

“Kami mendiskusikan dan meminta pendapat dari para pelaku di pelabuhan, terkait hal-hal apa yang masih kurang dan perlu disempurnakan untuk mengembangkan tol laut ke depannya, misalnya dwelling time, modernisasi, kanalisasi, akuisisi dan banyak hal lainnya yang dibahas bersama,” jelas Menhub Budi, seperti dilansir beritasatu.com.

Budi menegaskan bahwa salah satu tujuan dari diimplementasikannya program Tol Laut adalah untuk menekan disparitas harga secara konsisten antara wilayah Barat dengan wilayah Timur Indonesia. Menurut dia, hasil dari upaya menekan disparitas itu memang sudah mulai terlihat tetapi masih perlu ditekankan kembali.

“Saya dapat laporan dari PT Pelni memang sudah ada penurunan tapi tidak bisa konstan. Beberapa waktu atau hari masih bisa naik lagi. Walapun begitu, upaya yang telah dilakukan selama ini sudah bagus. Tinggal kami sempurnakan lagi,” pungkas dia.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here