Kemenhub Akan Subsidi Angkutan Logistik ke Indonesia Timur

0
251
Peti kemas - Ilustrasi/Bisnis

Jakarta – (suaracargo.com)

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya pada tahun depan menyiapkan anggaran total sekitar Rp 300 miliar untuk dana subsidi logistik. Budi mengatakan, kebijakan ini diambil untuk mengurangi biaya logistik agar barang yang sampai ke tujuan tidak terlalu mahal harganya.

Budi tak menampik jika mahalnya harga barang barang di Indonesia bagian timur disebabkan biaya pengiriman barang yang tak sedikit. Ia mengatakan, biaya tersebut pada akhirnya membuat harga barang-barang yang tiba di wilayah Papua menjadi tinggi.

Subsidi ini rencananya akan diberikan kepada para operator kapal dan maskapai yang memang membawa barang logistik ke arah Indonesia timur. Kapal dan maskapai tersebut nantinya akan melewati jalur tol laut yang rutenya sudah ditentukan oleh pemerintah.

“Subsidi ini nantinya untuk operasional cost. Sebab perbandingan antara operasional cost dengan daya beli masyarakat sangat jauh. Jadi memang perlu di subsidi,” ujar Budi di Kantor Kemenhub, Kamis (15/12).

Sedangkan untuk maskapai, Budi akan mengalokasikan sekitar Rp 200 miliar untuk subsidi terhadap maskapai yang ditunjuk menjadi operator pembawa logistik. Budi mengatakakan, nantinya konsep tol udara yang menjadi spook dari rantai logistik ini akan semakin diperkuat.

“Subsidi tol udara itu dari tiga bandara, yakni Timika, Wamena dan Sentani. Itu ke kota kota kecil. Karena diatas itu cuman ada pesawat harapan, karena bandaranya cuman 600 700 meter. Kalau kita gak subsidi gak ekonomis. Itu barangnya jadi mahal sekali,” ujar Budi, seperti dilansir republika.co.id.

Kebijakan ini, ia mengatakan, akan mulai berlaku pada awal tahun depan berbarengan secara paralel pembangunan yang akan dilakukan di daerah terpencil. Ia berharap agar skema subsidi ini bisa mengurangi beban harga yang diemban oleh konsumen.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY