Kemenhub Diminta Segera Putuskan Lokasi Pengganti Pelabuhan Cilamaya

0
203
lokasi Pelabuhan Cilamaya (kompas.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) meminta pemerintah pusat segera memutuskan lokasi pengganti pelabuhan Cilamaya, Karawang , Jawa Barat. Pasalnya, dengan adanya pelabuhan baru yang memang terletak di wilayah Jawa Barat, distribusi barang dari dan ke kawasan industri di provinsi dengan jumlah penduduk lebih dari 40 juta jiwa itu bisa lebih cepat.

“Kami sudah meminta kepada Kemhub (Kementerian Perhubungan) agar segera menunjuk saja pengganti Cilamaya. Mau di mana ini?” kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) seusai menemui Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan di Kantor Kemhub, Jakarta, akhir pekan lalu.

Aher mengungkapkan, dalam pertemuan itu sebenarnya disinggung bahwa lokasi pengganti Cilamaya berada di Patimban, Subang, Jawa Barat. Di wilayah itu, lanjut dia, memang sudah ada pelabuhan eksisting. Selain itu, terdapat banyak keunggulan dari Patimban dibandingkan wilayah lainnya. Dengan demikian, Aher berharap agar pada akhirnya diputuskan secara resmi Patimban menjadi pengganti Cilamaya.

“Memang disinggung (Patimbang) tapi belum ada keputusannya. Kami tidak melakukan analisis tapi kami punya pertimbangan kalau pakai Patimban banyak kemudahan. Pertama, sudah eksisting. Kedua, jalan sudah ada tinggal dilebarkan, harus besar kan jalannya?” imbuh Aher, seperti dilansir beritasatu.com.

Ditemui seusai pertemuan, Menhub enggan berkomentar terkait permintaan Pemprov Jabar yang menginginkan keputusan lokasi pengganti Cilamaya. Jonan tidak mau membenarkan apakah pengganti Cilamaya itu berada di Patimban. “Nanti saja itu, kalau jadi, itu akan dibuat peraturan presiden (Perpres),” kata dia.

Sebelumnya Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemhub Bobby R Mamahit menyatakan, konsultan swasta yang mengkaji lokasi pengganti Cilamaya sudah menyelesaikan tugas. Hasil studi itu menunjukkan indikasi yang kuat bahwa lokasi pengganti mengarah ke Patimban. Namun demikian, kata dia, diperlukan penetapan resmi sampai di tangan Presiden Joko Widodo.

“Kalau hasil studinya ke sana. Kami sedang susun laporan ke Menteri. Jadi pertimbangan utamanya Patimban,” ungkap Bobby saat itu.

Dari data Investor Daily, pada 2015, ada enam okasi pengganti Cilamaya termasuk Patimban yang dikaji oleh pemerintah. Kelima lokasi lainnya adalah Bekasi, Karawang, Eretan (Indramayu), Balongan (Indramayu), dan Cirebon. Untuk menentukan lokasi baru itu, pertimbangan tidak adanya area offshore menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penentuan lokasi baru. Hal tersebut berkaca pada pengalaman pembatalan pembangunan di Cilamaya yang salah satu alasannya karena adanya area offshore di wilayah itu.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY