Kemenhub Tambah Anggaran Bangun Infrastruktur di Jawa Barat

0
336
Ilustrasi pelabuhan di Indonesia. (sumber: Suara Pembaruan)
Ilustrasi pelabuhan di Indonesia. (sumber: Suara Pembaruan)

Bandung – (suaracargo.com)

Kementerian Perhubungan menambah anggaran sebesar Rp 958 miliar untuk membangun infrastruktur perhubungan di Jawa Barat. “Saya melaporkan pada beliau tentang APBN dan APBN Perubahan perhubungan di bidang pembaungan di Jawa Barat,” kata Menteri Perhubungan Ignatius Jonan selepas bertemu dengan Gubernur Ahmad Heryawan di Gedung Pakuan, Rabu, 15 April 2015.

Jonan mengaku, dia sengaja mampir menemui gubernur Jawa Barat untuk memberitahukan soal sejumlah proyek kementeriannya di Jawa Barat. “Supaya beliau bisa memberikan masukan, terus membantu pengawasan dan sebagainya. Nanti detilnya tanya beliau,” kata dia, sebagaimana dilansir tempo.co. Jonan mengatakan hal tersebut sebelum dia kembali ke Jakarta.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengatakan, anggaran yang digelontorkan itu sudah tercantum dalam APBN Murni dan APBN Perubahan tahun ini. “Cukup besar, sekitar Rp 958 miliar,” kata dia, Rabu, 15 April 2015. Aher, sapaan Ahmad Heryawan, mengatakan, mayoritas dana itu merupakan program Kementerian Pehrubungan untuk membangun infrastruktur perhubungan di Jawa Barat. Proyek kementerian itu diantaranya, reaktivitasi jalur kereta lama, pembangunan double-track rel kereta, penambahan jembatan timbang, pengembangan pelabuhan laut dan bandara, hingga hibah bus.

Menurut Aher, pemerintah provinsi juga masih menunggu kepastian tambahan anggaran untuk penuntasan pembangunan sisi udara Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati, Majalengka. Pembangunan itu dijanjikan tuntas tahun ini. “Yang sudah ada di APBN sekarang Rp 195 miliar, tambahannya belum ketahuan untuk kelanjutan pembangunan runway, taxyway, appron, serta air traffic controller,” kata dia. “Kemungkinan ditambah, sedang dibahas dalam Anggaran Perubahan.”

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik mengungkapkan, Kementerian Perhubungan menggelontorkan Rp 695 miliar dalam APBN murni. Dedi merinci proyek yang tercantum dalam APBN Perubahan adalah hibah 80 unit bus untuk angkutan masal perkotaan untuk program BRT dengan nilai Rp 122 miliar, peningkatan jalur kereta Bogor-Sukabumi-Cianjur Rp 55 miliar dan pengembangan pelabuhan laut Bojongsalawe Pangandaran Rp 20 miliar. Selain itu pengembangan pelabuhan Pamanukan Patimban Rp 40 miliar, pengembangan pelabuhan di Pelabuhan Ratu Rp 30 miliar, serta sisanya sekitar Rp 5 miliar untuk program peningkatan Sumber Daya Manusia di sektor perhubungan. “Anggaran ini dikelola langsung Kementerian Perhubungan,” kata dia.

Sementara program Kementerian Perhubungan yang tercantum dalam APBN 2015 diantaranya pembangunan sisi udara bandara Kertajati, pengembangan shortcut kereta Cibungur-Tanjungrasa, pengembangan pelabuhan laut, pengembangan Bandara Cakrabuana di Cirebon, serta reaktivasi jalur kereta di Bandung Raya. “Totalnya Rp 695 miliar,” kata Dedi.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here