Kereta Jalur Khusus Cikarang – Priok Akan Dioperasikan

0
197
ilustrasi kereta barang (Foto: Imam Wahyudiyanta/ detik.com)
ilustrasi kereta barang (Foto: Imam Wahyudiyanta/ detik.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman kini tengah fokus memangkas waktu bongkar muat (dwelling time) di Pelabuhan Tanjung Priok. Salah satu langkah pemangkasan itu adalah menghidupkan kembali jalur khusus kereta api barang dari Cikarang langsung ke Pelabuhan Tanjung Priok yang selama ini terbengkalai. Deputi Bidang SDA dan Jasa Kemenko Kemaritiman Agung Kuswandono, mengatakan, untuk mengurangi waktu bongkar muat, salah satu langkahnya dengan mengoperasikan kereta api Cikarang Dry Port (CDP) ke Tanjung Priok.

“Ini masalah krusial kereta api, karena CDP sendiri sudah dibangun 2007 lalu, ternyata dengan Pelindo tidak terjadi hubungan kerja yang baik. Jika CDP sudah bisa beroperasi otomatis banyak kontainer yang masuk ke CDP, dwelling time akan turun,” tutur Agung di Jababeka Cikarang, Kamis (3/9/2015).

Menurutnya, dengan adanya kereta api langsung ke pelabuhan akan memudahkan waktu dwelling time. Pasalnya, jika dibandingkan dengan menggunakan kendaraan niaga seperti truk, pengangkutan barang menggunakan kereta api lebih cepat. Agung menambahkan, penyelesaian jalur kereta api khusus CDP menuju Pelabuhan Tanjung Priok ditargetkan selesai dalam enam bulan.

“Target kereta enam bulan ini sudah siap dibangun, dalam waktu enam bulan sudah jadi. Kalau itu sudah jadi maka masyarakat di sekitar wilayah Jababeka dan Cikarang diharapkan lari ke CDP,” tuturnya, seperti dilansir okezone.com

Sekedar Informasi, Cikarang Dry Port (CDP) ini khusus untuk mengurus kepabeanan barang-barang yang masuk dan keluar dari Pelabuhan Tanjung Priok. Sedangkan Tanjung Priok akan berfungsi sebagai pelabuhan tempat keluar masuk barang atau Port Handling.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY