Kereta Logistik Mahal Akibat PPn 10 Persen

0
240
Ilustrasi Rangkaian Kereta Barang - tribunnews.com

Jakarta – (suaracargo.com)

Kereta Api (KA) Logistik Tanjung Priok siap dioperasikan Maret 2016. Pengoperasian KA Logistik Tanjung Priok akan dioperasikan PT Kereta Api Properti Management (KAPM) yang merupakan anak usaha PT kereta Api Indonesia (Persero).

Kehadiran KA Logistik Tanjung Priok diharapkan mampu menekan waktu bongkar muat atau dwelling time dan mampu menekan biaya logistik. Direktur Operasi KA Logistik Sugeng Priyono mengakui, karena penggunaan KA Logistik dikenakan PPn 10 persen, harga KA memang lebih mahal ketimbang harga angkutan darat (truk).

“Kira-kira 12-15 persen biayanya lebih murah angkutan darat. Karena kita kena PPn 10 persen. Coba bebas PPn kan lumayan. Tapi Kalau bicara tarif saya berharap pemerintah bisa mendorong angkutan tarif KA, agar bisa bersaing dengan truk,” ujarnya di Stasiun JICT Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (18/2/2016).

Dia menambahkan, KA Logistik jelas menguntungkan untuk pengangkutan pasalnya dekat dengan pelabuhan. Secara umum, akan mengurangi kepadatan di jalan raya. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menuturkan angkutan logistik berbasis kereta api jelas lebih murah ketimbang angkutan lain.

“Sudah jelas lebih murah. Artinya ada efisiensi waktu yang pasti biaya logistik itu tertekan. Untuk PPn, nanti kita akan bahas lagi,” paparnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY