Kerjasama Sister Port Dengan Pelabuhan Australia Dijajaki Pelindo

0
274
Aktivitas Bongkar Muat di Pelabuhan (ilustrasi: republika.co.id)
Aktivitas Bongkar Muat di Pelabuhan (ilustrasi: republika.co.id)

Canberra – (suaracargo.com)

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II berencana menjajaki kerjasama sister port dengan Pelabuhan di kota Townsville, Australia. Kerjasama tersebut akan lebih mempermudah kegiatan ekspor dan impor Indonesia ke luar negeri.

Demikian ungkap Duta Besar Indonesia untuk Australia, Nadjib Riphat Kesoema, pada Selasa, 30 September 2014, sebagaimana dilansir VIVANews. Menurut Nadjib, kemungkinan penjajakan itu disampaikan ketika digelar forum bisnis bertema “Potensi Bisnis Indonesia di Hadapan Anda” yang berlangsung pada pekan lalu di Hotel Crown Plaza, Canberra, Australia.

“Nantinya, Pelabuhan Kalibaru atau New Priok akan merujuk kepada pelabuhan Townsville, karena pelabuhan di sana sudah lebih teroganisir dan maju,” kata Nadjib.

Sementara dalam siaran pers yang diterima VIVAnews dari KBRI Canberra, kedua perusahaan sepakat untuk menekan kesepakatan tersebut dalam sebuah nota kesepahaman dalam waktu dekat. Namun, kapan tepatnya kesepakatan itu akan diteken, Nadjib enggan membeberkan.

Kerjasama itu, tulis KBRI Canberra, akan didahului dengan kegiatan saling mengunjungi antara pimpinan kedua perusahaan. “Kerjasama sister port akan mempererat hubungan ekonomi antara Indonesia dengan Australia,” tulis KBRI Canberra dalam siaran persnya.

Pemaparan mengenai kerjasama di bidang transportasi laut dan pengembangan pariwisata Australia disampaikan perwakilan Pelabuhan Towsnville, Claudia-Brumme Smith. Townsville, ungkap Smith, merupakan kota terbesar di Australia bagian utara dan merupakan pintu gerbang bagi industri pertambangan, pertanian dan peternakan utama Australia.

“Townsville juga diprediksi akan menjadi kota dengan perkembangan paling pesat di Australia dalam 50 tahun ke depan,” imbuh Smith. Pelabuhan di sana memiliki sejarah perdagangan yang kuat dengan Indonesia.

“Bahkan, 11,4 persen dari perdagangan kami adalah pelabuhan Indonesia, terutama untuk impor mineral dan ekspor pertanian. Diharapkan, dengan semakin meningkatnya perdagangan kedua negara, kerja sama antar pelabuhan bisa ditingkatkan,” kata dia.

Hasil penting lainnya dari forum bisnis itu yakni kerjasama pendidikan yang ditawarkan oleh Universitas Nasional Australia (ANU), bagi warga di Sulawesi Tenggara. Tawaran itu disambut antusias oleh Pemerintah Provinsi Sultra yang ikut hadir dalam forum itu.

Antusiasme yang besar juga ditunjukkan oleh para pengusaha Negeri Kanguru terhadap BNI. Mereka berharap agar bank dari Indonesia bisa membuka cabang di Australia. Pembukaan cabang di negara tetangga itu akan dapat menujukkan kuatnya ekonomi Indonesia. Rasa saling percaya kedua negara, khususnya di bidang ekonomi, akan lebih bisa terjalin.

Pencapaian penting lainnya adalah munculnya harapan dari pihak Australia dan Indonesia supaya forum bisnis semacam ini bisa digelar secara rutin dan dalam skala yang lebih besar. Bahkan, pihak Pusat Australia Indonesia (AIC) bersedia untuk mengundang lebih banyak peserta dari Negeri Kanguru untuk hadir.

Keterlibatan kedua pihak tersebut akan bisa mempercepat peningkatan volume perdagangan dan nilai investasi. Akhirnya, hubungan kedua negara bisa semakin erat secara keseluruhan.

KBRI Canberra mengklaim forum ini merupakan terobosan baru. Baru kali pertama acara tersebut bisa menghadirkan secara langsung para pengambil keputusan dari berbagai daerah di Indoensia. Mereka kemudian bisa berdiskusi langsung dengan para pengusaha dari Australia.

Melalui forum ini, Australia dapat langsung mengetahui bagaimana aturan teknis di lapangan, peluang usaha dan investasi yang ada di lapangan serta kontak untuk memulai kerjasama.

Forum bisnis merupakan bagian dari kegiatan Indonesia Fair 2014 yang berlangsung pada 26-28 September 2014. Kegiatan itu menghadirkan beberapa BUMN, 12 pemerintah daerah dan sejumlah UKM Indonesia. Total delegasi dari Indonesia mencapai lebih dari 150 orang.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY