Kerusakan Jalan di Jalan Jenderal Sudirman kilometer 3 Kabupaten Kotim Semakin Parah dan Mmembahayakan Pengguna Jalan Yang Melintas

0
220
Sejumlah kendaraan baik roda dua maupun empat memperlambat laju kendaraannya karena melintasi kerusakan jalan dengan lubang menganga berukuran cukup besar di tengah jalan, Selasa (7/6/2016). BORNEONEWS/RIFQI

Sampit – (suaracargo.com)

Kerusakan jalan di Jalan Jenderal Sudirman kilometer 3 Kabupaten Kotim, tepatnya di Bundaran Belanga depan Islamic Centre, semakin parah dan membahayakan para pengguna jalan raya yang melintasi areal tersebut.

Kepala Kepolisian Resor Kotim AKBP Hendra Wirawan mengimbau agar para pengguna jalan yang sedang melintasi jalan yang menghubungkan Sampit, Kotim, dan Pangkalan Bun, Kobar itu, berhati-hati saat melewati areal tersebut, terlebih lagi bagi jenis mobil angkutan.

“Kalau mobil yang memuat angkutan berat, akan berbahaya melewati areal tersebut, dikhawatirkan beban muatan akan membuat mobil oleng dan terbalik, karena lobang jalan cukup dalam,” jelasnya, Selasa (7/6/2016).

Hendra berharap jalan-jalan yang menjadi perlintasan arus mudik nanti bisa dilakukan perbaikan. Guna menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas. Selain itu, untuk mengantisipasi tingginya kecelakaan lalu lintas, terutama menjelang arus mudik Lebaran 2016, pihaknya akan melakukan berbagai upaya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memasang imbauan berupa spanduk agar pengendara selalu berhati-hati.

Sejumlah kendaraan baik roda dua maupun empat memperlambat laju kendaraannya karena melintasi kerusakan jalan dengan lubang menganga berukuran cukup besar di tengah jalan, Selasa (7/6/2016). BORNEONEWS/RIFQI
Sejumlah kendaraan baik roda dua maupun empat memperlambat laju kendaraannya karena melintasi kerusakan jalan dengan lubang menganga berukuran cukup besar di tengah jalan, Selasa (7/6/2016). BORNEONEWS/RIFQI

 

Rahmah, seorang PNS yang setiap hari melintasi jalan itu untuk ke kantornya, berharap kerusakan sekecil apapun harus segera diperbaiki karena bisa membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.

“Lubang di badan jalan cukup dalam sehingga harus pelan-pelan dan sangat berhati-hati kalau melewatinya. Mobil mungkin tidak terasa, tetapi kendaraan roda dua sangat membahayakan. Kalau tertabrak lubang bisa jatuh dan mengancam nyawa pengendaranya,” ujar dia, seperti dilansir borneonews.co.id.

Jalan Trans Kalimantan merupakan jalur yang vital. Jalan tersebut menghubungkan beberapa kabupaten di wilayah barat Kalimantan Tengah. Setiap musim mudik lebaran, jalur ini padat dilintasi pemudik, baik dari Kalimantan Tengah menuju Kalimantan Selatan, maupun sebaliknya. Ruas jalan ini juga menjadi jalur utama distribusi barang.

Pemprov Kalteng diharapkan segera memperbaiki kerusakan jalan sebelum lebaran agar arus mudik tahun ini berjalan lancar.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY