Ketua ALI: Satgas Dwelling Time Harus Independen

0
348
ilustrasi pelabuhan (Foto: Grandyos Zafna/detik.com)
ilustrasi pelabuhan (Foto: Grandyos Zafna/detik.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) Zaldi Ilham Masita menilai Satgas Dwelling Time harus bersifat independen dan tidak perlu melibatkan operator pelabuhan melainkan dengan pengguna jasa pelabuhan.

Dia menuturkan, operator pelabuhan turut berkontribusi dari dwelling time bersama Bea Cukai dan lembaga terkait. Menurutnya, personel satgas harus memiliki Key Performance Index (KPI) yang jelas dan terukur.

“Kriteria satgas harus mempunyai KPI yg jelas dan terukur misalnya program quick win untuk mengurangi dwelling time 2 hari dan biayanya juga turun. Dan program quick win-nya tidak lebih dari 5 point dan bisa dilaksanakan dalam waktu maksimal 3 bulan dan langsung diukur,” jelasnya, Selasa (1/9/2015).

Kementerian Bidang Koordinator Kemaritiman bisa melibatkan pihak-pihak yang mengerti permasalahan yang ada di pelabuhan seperti Tim Sistem Logistik Nasional (Sislognas) dan pemakai jasa pelabuhan yang terkena dampak langsung dari proses dwelling time, seperti asosiasi jalur prioritas, asosiasi barang elektronik, dan asosiasi tekstil.

“Tapi operator pelabuhan harus mendukung penuh apapun rekomendasi satgas. Otoritas Pelabuhan sebenarnya yang paling pantas dan cocok menjadi koordinator satgas,” ujarnya, seperti dilansir Bisnis.com

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here