Ketua Kadin: Bisnis Logistik di Indonesia Terus Tumbuh

0
345
ilustrasi peti kemas (tempo.co)
ilustrasi peti kemas (tempo.co)

Jakarta – (suaracargo.com)

Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia, Suryo Sulisto, mengatakan bahwa bisnis logistik di Tanah Air menunjukkan angka pertumbuhan dari tahun ke tahun.

“Sistem logistik Indonesia disebut-sebut bermasalah tetapi terus tumbuh, bahkan pertumbuhannya lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional,” kata dia, dalam pameran Indonesia Transport Supply Chain and Logistics, di Jakarta, Rabu (29/10), sebagaimana dikutip dari antaranews.com. Pertumbuhan ekonomi Indonesia belakangan ini di kisaran 5-5,5 persen.

Ia juga mengatakan bahwa dua kondisi yang bertolak belakang itu justru memunculkan banyak pertanyaan. Ketika dikatakan sistem logistik Indonesia “sakit parah”, namun bisnis logistik justru terus bertumbuh. “Logikanya, bila logistik Indonesia bisa dibangun lebih efisien, maka pertumbuhan bisnis ini bisa lebih tinggi lagi,” katanya menambahkan.

Lebih lanjut ia mengatakan, sejak beberapa tahun terakhir logistik dan transportasi Indonesia selalu menjadi sorotan dunia terkait efisiensi dan efektifitas. Permasalahan di sisi efisiensi dan efektifitas itu menyebabkan tingginya biaya logistik sehingga berpengaruh buruk terhadap persepsi dunia untuk berinvestasi di Indonesia.

Kadin mencatat, biaya logistik nasional mencapai 24,6 persen terhadap Produk Domestik Bruto, dan dua per tiganya berasal dari biaya transportasi. “Biaya logistik sebesar itu sangat memprihatinkan di tengah derasnya integrasi perekonomian global dan persaingan yang menuntut efisiensi dalam bisnis,” katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya, fokus bisnis logistik Indonesia ke depan adalah menjaga pertumbuhan bisnis logistik, peta jalan logistik nasional, dan mendorong efisiensi pengiriman.

Indonesia telah mempunyai solusi memperbaiki sistem logistik nasional, yakni cetak biru sistem pembangunan logisitik yang tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 26/2012 tentang Cetak Biru Pengembangan Sistem Logistik Nasional.

“Sayangnya sistem logistik nasional atau sislognas yang telah dirancang dengan baik itu belum mampu dieksekusi. Kini, dengan adanya pemerintahan baru, diharapakan dokumen sislognas tersebut dapat dijalankan dengan baik,” kata dia.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here