KM Belikmas Merapat di Pelabuhan Dumai Angkut Berbagai Komoditas

0
468
Setelah ditunggu-tunggu, akhirnya kapal KM Belikmas, 8.100 DWT dengan panjang 120 meter tiba di Pelabuhan Dumai (Pelindo I Dumai) tanpa hambatan, pukul 08.00 WIB, Senin (1/12/14). (tribunnews.com)
Setelah ditunggu-tunggu, akhirnya kapal KM Belikmas, 8.100 DWT dengan panjang 120 meter tiba di Pelabuhan Dumai (Pelindo I Dumai) tanpa hambatan, pukul 08.00 WIB, Senin (1/12/14). (tribunnews.com)

Dumai – (suaracargo.com)

Setelah ditunggu-tunggu, kapal KM Belikmas yang memiliki bobot mati 8.100 DWT dan panjang 120 meter akhirnya tiba di Pelabuhan Dumai (Pelindo I Dumai) tanpa hambatan, pukul 08.00 WIB, Senin (1/12/14).

Untuk pertama kalinya, kapal pengangkut berbagai komoditas dalam negeri ini bersandar di Pelindo I Dumai, kontainer. Kapal pengangkut kontainer ini berada di bawah PT. Pelayaran Tempuran Mas, Cabang Pekanbaru.

Kepala Cabang PT. Pelayaran Tempuran Mas Pekanbaru, Antoni Yuzendra, mengatakan bahwa rute Jakarta-Dumai menjadi rute yang ke-20 bagi perusahaannya. Sebelumnya, kapal pengangkut berbagai komoditas dalam negeri ini sudah berlangganan di pelabuhan-pelahuban lainnya. Misalnya, Perawang, Belawan, Palembang, Pontianak, Samarinda Balik Papan, Tanjung Priok dan Tanjung Perak. Di daerah Timur Indonesia, kapal ini juga sudah langganan di berbagai pelabuhan besar. Sebut saja Makassar, Bitung, Ambon, Biak, Monokwari, Jayapura, Sorong dan Kupang.

“Sebenarnya kita sudah lama lirik pelabuhan Dumai. Arus barang cukup tinggi masuk ke Dumai. Di Dumai ada terminal barang, yang menjadi salah satu bukti bahwa arus distribusi barang masuk begitu banyak,” sebut Antoni sebagaimana dilansir Tribunnews.com.

Dibandingkan masuk melalui pelabuhan Perawang, pengiriman barang ke Riau melalui Dumai lebih ekonomis. Hal itu disebabkan arus transportasi untuk mengangkut berbagai komoditi di daratan dari Dumai jauh lebih hemat ketimbang dari Perawang. “Dengan masuk ke Perawang arus transportasi lebih tinggi. Kalau dari Dumai, harga bisa dipangkas. Sehingga harga barangpun tidak mahal,” katanya.

Kapal yang membawa berbagai komoditi, seperti barang produksi unilever, sembako dan bahan material pembangunan dalam negeri ini rencananya akan menambah jadwal masuk ke Dumai. Sekali angkut, para pekerja disana bisa membongkar puluhan kontainer di Dermaga C Pelindo Dumai. Untuk awal-wal ini, pihak perusahaan pelayaran ini mencoba masuk ke Dumai 3 kali dalam sebulan. Hal ini juga menjadi kabar gembira bagi para pekerja bongkar muat pelabuhan.

“Kami berharap kegiatan pelayaran kami ke Dumai mendapat respon yang baik, sehingga menimbulkan multiplier effect bagi daerah Dumai. Mudah-mudahan, kontainer bisa cepat berkembang di Dumai,” kata Antoni.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here