Kondisi Ekonomi Belum Pulih, Bisnis Logistik Lesu

0
559
Ilustrasi cargo (foto:istimewa)

Jakarta – (suaracargo.com)

Bisnis logistik tampaknya masih mengalami kelesuan. Meskipun tren belanja online tumbuh semakin pesat, namun bisnis ini belum bisa menunjukkan taringnya lantaran kondisi ekonomi belum sepenuhnya pulih.

Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), Zaldi Ilham Masita memperkirakan, bisnis industri logistik hanya akan tumbuh 10% di tahun ini, lebih rendah dari target yang dipatok tahun ini yakni naik sebesar 15%.

posko-garut

Tidak tercapainya target pertumbuhan tersebut lantaran adanya kenaikan biaya logistik di pelabuhan dan bandara. “Kenaikan biaya logistik di Bandara dan Pelabuhan tahun ini cukup besar sekitar 10%-20%,” katanya pada KONTAN, Selasa (3/10).

Sementara menurut Akbar Johan, CEO Max Logistik, lesunya bisnis logistik saat ini diakibatkan kondisi ekonomi nasional belum sepenuhnya pulih.

Arus barang tidak mengalami peningkatan sehingga berpengaruh pada aktivitas logistik.

Akbar bilang, seluruh aktivitas logistik baik tambang, kargo dan lain-lain mengalami penuruhan. Hanya bisnis e-commrece saja yang mengalami pertumbuhan sekitar 5%-7% hingga akhir Septermber. Namun, pertumbuhan tersebut tidak mampu menutupi penurunan yang terjadi di sektor lain.

Kendati target tahun ini diperkirakan tidak akan tercapai, namun ALI mengharapkan tahun depan bisnis logistik akan tumbuh lebih baik yakni 12%-14%. Zaldi bilang, potensi pertumbuhan 2017 lebih besar karena akan didukung oleh bisnis e-commerce yang semakin menggeliat.

Zaldi mengungkapkan kontribusi e-commerce ke bisnis logistik semakin meningkat dari tahun ke tahun. Jika tahun ini kontribusi bisnis online diperkirakan menyumbang 5%-7% ke bisnis logistik makan tahun depan kontribusinya ditaksir akan mencapai 15%.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here