Kondisi Rusak, Pelabuhan Laut di Flotim Belum Mampu Dukung Tol Laut

0
492
Lokasi NTT (id.wikipedia.org)
Lokasi NTT (id.wikipedia.org)

Larantuka – (suaracargo.com)

Larantuka sebagai ibukota Kabupaten Flores Timur (Flotim) memiliki pelabuhan laut yang buruk. Mulai dari fisik dermaga, pelataran, terminal dan kios-kios pendukung semua dalam kondisi rusak. Pelabuhan lainnya, seperti Pelabuhan Waiwerang dan Terong, juga sama kondisinya.

Sebagaimana disaksikan Pos Kupang, Pelabuhan Larantuka yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu hingga kini perubahannya baru pada perluasan dan penambahan sisi kiri dan kanan, termasuk penambahan kantor syabandar pada saat syabandar dijabat Dominikus Dapa.

Yang terpuruk adalah kondisi fisik dermaga lama pada bagian tengah atau utama. Dinding-dinding semennya sudah lapuk dan kerikil-kerikil sudah keluar dari dalam lantai dermaga. Fisik dermaga pun berongga-rongga karena termakan usia. Bagian pelataran bukan lagi lantai kasar, tapi tampak seperti berlantai tanah.

Jalan beraspal di atas pelataran juga bercengkok-cengkok. Belum lagi kios-kios tidak lagi tertata apik, bahkan sebagian bangunan besar milik pedagang bongkar muat di dalam pelabuhan itu sudah rusak.

Kondisi tak terawat ini terlihat sejak Dominikus Dapa pindah dari Larantuka. Padahal, pada masa kepemimpinannya, proses penataan mulai dari pelebaran pelabuhan, pembangunan kantor syabandar hingga rencana pembangunan kios dan gudang sudah dirintis.

Kadis Perhubungan dan Infokom Kabupaten Flotim, Benediktus Herin, yang dihubungi wartawan per telepon, Selasa (9/6/2015), mengakui pelabuhan di Flotim belum mendukung tol laut.

“Fasilitas kita memang masih terbatas. Kita punya pelabuhan besar ada tujuh, yakni Larantuka, Tobilota, Terong, Waiwerang, Menanga, Lamakera dan Pamakayo. Pelabuhan penyeberangan feri ada tiga, yakni Waibalun di Flotim daratan, Deri di Pulau Adonara, dan Lohayong di Pulau Solor. Sementara jembatan tambatan perahu sekitar belasan. Jika semua ini kita tata dengan menambah fasilitas pendukung, seperti jalan dan pembenahan-pembenahan, maka akan mendukung tol laut,”kata Herin, seperti dilansir poskupang.com.

Oleh karena itu, kata Herin, untuk mendukung program tol laut, pemerintah akan berupaya membangun pelabuhan di Lato sebagai pelabuhan peti kemas. “Kita usahakan ada pelabuhan peti kemas yang saat ini masih bongkar muat di pelabuhan Larantuka,” katanya. Dia juga mengatakan, pemerintah dan DPRD Flotim sudah membicarakan rencana pembangunan pelabuhan tersebut. Selanjutnya, dia akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat.

Ketua Komisi A DPRD Flotim, Yoseph Paron Kabon, yang dihubungi wartawan, mendukung program tol laut. “Prinsipnya kita dukung. Untuk itu, perlu kesiapan daerah dan memenuhi sejumlah persyaratan. Dan, untuk tol laut ini kita punya peluang di Lato (pantai utara Flotim),” terangnya. Ia juga mengakui, untuk mendukung program tol laut, bukan hanya dermaganya yang perlu diperbaiki. Fasilitas yang lain, seperti gudang penampungan, perlu dibangun di pelabuhan tersebut.

“Gudang itu sangat diperlukan di sebuah pelabuhan untuk menampung komoditas yang diangkut dari pelabuhan-pelabuhan penampung menuju ke pelabuhan tujuan penampungan hasil-hasil komoditi yang akan dibawa ke kabupaten dan provinsi lain. Bayangkan saja jika sebuah pelabuhan laut tidak mempunyai gudang penampung, maka perlu berhari-hari untuk membongkar muatan untuk diturunkan agar bisa langsung dibawa ke wilayah lain,” katanya.

Selain pembangunan di kawasan pelabuhan sendiri, pembangunan infrastruktur juga perlu dibangun. Contohnya, jalan masuk yang bagus menuju ke pelabuhan, area untuk parkir dan penerangan di pelabuhan. Namun, untuk membangunan fasilitas pelabuhan laut yang memadai seperti itu, dana yang dibutuhkan sangat besar. “Kalau APBD kabupaten saja tidak cukup sehingga harus juga dari provinsi dan pusat. Daya dukung dari pemerintah pusat untuk lebih meningkatkan pembangunan pelabuhan tol laut tersebut,” tambah Herin.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here