Laju Ekonomi Indonesia Terhambat Infrastruktur

0
389
Direktur Utama Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin. TEMPO/Imam Sukamto
Direktur Utama Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin. TEMPO/Imam Sukamto

Jakarta – (suaracargo.com)

Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk, Budi Gunadi Sadikin menilai, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terkendala sektor infrastruktur yang belum memadai.

“Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di negara berkembang seperti Indonesia, perlu melakukan percepatan pembangunan di bidang infrastruktur, seperti pembangkit listrik, pelabuhan, dan bandar udara,” ujar Budi dalam acara Institute of International Finance (IIF) Asia Summit di Jakarta, Kamis, 7 Mei 2015

Menurut Budi, untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi Indonesia dibutuhkan sekitar 80 miliar dolar AS setiap tahun untuk membangun infrastruktur.

Tantangan lain, kata Budi, adalah akses masyarakat terhadap keuangan. Di Indonesia, masih cukup banyak orang yang belum memiliki kemudahan mendapatkan pendanaan dalam rangka menjalankan kegiatan usaha.

Padahal, tutur dia, akses pendanaan yang merata merupakan elemen penting dalam mendorong perekonomian suatu negara. Sangat disayangkan, masyarakat di Indonesia lebih mudah mendapatkan rokok dibanding akses keuangan.

Melalui IIF Asia Summit, Budi mengharapkan Indonesia dapat lebih dikenal masyarakat dunia. Dengan begitu, investor global tidak ragu untuk menanamkan dananya di Tanah Air.

“Organisasi ini semiinformal tapi diikuti oleh semua CEO bank di dunia dan regulator di bidang keuangan. Dengan adanya aktivitas IIF di Indonesia, kita bisa angkat Indonesia ke global platform. Kan, kita butuh uang untuk bangun infrastruktur dan lain-lain. Dengan menggunakan jalur ini, mudah-mudahan uang yang masuk ke Indonesia lebih banyak,” katanya.

Melalui IIF Asia Summit, ujar dia, Indonesia akan mengetahui lebih jelas mengenai perkembangan perekonomian di dunia beserta tantangan-tantangan yang akan dihadapi.

Dia menambahkan, melalui agenda ini juga akan dibahas soal peran pengusaha kecil dan menengah dalam menggerakkan perekonomian negara. “Jadi forum ini penting untuk membangun diskusi dan mencari penyelesaian bersama atas masalah perekonomian di kawasan yang sedang dihadapi,” ucapnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here