Ledakan Kapal di Pelabuhan 99 Kejutkan Kepala KPLP Batam

0
368
Gedung Otorita Batam (id.wikipedia.org)

Batam – (suaracargo.com)

Kepala KPLP Batam Bambang Gunawan menyebutkan bahwa perizinan pelabuhan 99 belum selesai diurus. Oleh karena itu, meledaknya kapal Nona Tang II yang terjadi di pelabuhan tersebut sangat mengejutkan pihaknya.

Pasalnya, semestinya tidak boleh melakukan kegiatan docking di pelabuhan tersebut .

“Kalau soal muatan kami tidak ikut campur, itu ke Bea Cukai saja. Kami hanya bagian safety dan sekuritinya. Pelabuhan di Batam ini banyak, bukan kami lepas kontrol terhadap pelabuhan tersebut. Saya sudah ingatkan semua pelabuhan yang belum di approve tidak boleh melakukan kegiatan apapun, termasuk docking,” ujar Bambang di kantornya, Senin (21/11/2016).

Jika pemilik pelabuhan memberikan izin untuk kapal bersandar dan melakukan perbaikan, hal itu bisa dianggap kegiatan ilegal.

“Kalau dia melakukan, berarti dia nyolong. Kami sudah ingatkan pemilik pelabuhan, kalau buat begitu berarti siap dengan resikonya, termasuk di pemilik kapal. Pemilik kapalnya masih dicari. Kalau pemilik pelabuhan itu atas nama PT Bintang 99 Persada,” tutur dia, seperti dilansir Tribun Batam.

Ia menuturkan, pelabuhan 99 masih dalam tahap pengembangan. Sehingga, tidak diperbolehkan untuk kegiatan apapun, kecuali yang bersifat kasuistik. Diantaranya, penyandaran kapal yang bersifat emergency (ada badai), kapal sedang pengurusan dokumen dan lebih dekat dari pelabuhan tersebut.

“Itukan masih diuruk, makanya kami cuma bolehkan untuk bongkar muat terkait pengembangan pelabuhannya. Misalnya bongkar muat granit, pokoknya yang untuk kebutuhan pelabuhan. Kalaupun bersandar kapal, itu sifatnya kasuistik. Kalau nggak masuk akal juga nggak akan kita perbolehkan, sebab memang izin operasi di pelabuhan itu belum ada. Masih dalam pengurusan,” tuturnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY