Lewat RDPT, Jasa Marga Dapat Tambahan Dana Rp1,6 Triliun

0
38

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Desi Arryani (kanan) dan Direktur Utama Mandiri Manajemen Investasi Alvin Pattisahusiwa (kedua kiri), menandatangani naskah kerjasama Penerbitan Reksadana Penyertaan Terbatas, disaksikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Herry Trisaputra Zuna (kiri) dan Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro, di Jakarta, Kamis (5/7) Jasa Marga bekerja sama dengan Mandiri Manajemen Investasi untuk penerbitan reksadana bagi tiga anak perusahaannya. ANTARA FOTO/Audy Alwi/aww/18.

SUARACARGO.COM, JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) bakal mendapat tambahan dana segar sebesar Rp1,6 triliun pada Oktober 2018 lewat penerbitan reksa dana penyertaan terbatas (RDPT). Tambahan dana ini merupakan tahap kedua setelah pada Juli 2018 Jasa Margo mengantongi Rp1,4 triliun dari penerbitan RDPT bernama Mandiri Infrastruktur Ekuitas Transjawa.

Corporate Secretary Jasa Marga, Mohamad Agus Setiawan mengatakan, Jasa Marga akan melepas 20% saham di tiga anak perusahaan jalan tol, yakni PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), dan PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNKK). Pelepasan saham ini membuat Jasa Marga tinggal memiliki sisa saham sebesar 40% di tiga anak usaha tersebut.

Kendati kepemilikan sebagian saham dilepas, Agus menyebut Jasa Marga memiliki opsi membeli kembali atau buyback secara bertahap dalam rentang waktu lima tahun. “Bisa saja dalam satu tahun kami ambil sebagian, itu tergantung nanti strategi. Yang jelas dalam lima tahun sudah kembali lagi menjadi milik Jasa Marga,” jelasnya kepada Bisnis.com di Jakarta, Kamis (26/7/2018).

Secara keseluruhan, dana yang diperoleh dari penerbitan RDPT dalam dua tahap mencapai Rp3 triliun. Agus menyebut dana sebesar itu kan digunakan untuk mendanai ruas tol eksisting yang masih dalam konstruksi maupun ekspansi di ruas tol baru. Secara keseluruhan, Jasa Marga memiliki konsesi jalan tol sepanjang 1.527 km.

Hingga akhir 2018, Jasa Marga menargetkan tambahan ruas tol baru yang akan beropersi lebih dari 200 km. Agus menuturkan, sejak Januari hingga Juli 2018, Jasa Marga sudah mengoperasikan tol baru sepanjang 70 km sehingga di akhir 2018 panjang tol baru mencapai 300 km.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here