Loket Malam PT Pos Indonesia Cabang Jogja Layani Pelanggan Hingga Tengah Malam

0
396
ilustrasi pengiriman barang (Tribun Pontianak)

Yogyakarta – (suaracargo.com)

Loket malam yang disediakan PT Pos Indonesia cabang Jogja mampu melayani hingga 63 transaksi per malam. Loket yang buka pada malam hari ini beroperasi sejak 16 Februari 2016.

Kepala Kantor Pos Jogja Dodik Budiantono mengatakan, loket ini dibuka sejak pukul 20.00-24.00 WIB. Selama empat jam pelayanan, banyak pelanggan Pos Indonesia yang datang untuk mengirimkan barang.

“Para pebisnis online ini sering datang malam hari. Begitu dapat pesanan malam, mereka ada yang kirimkan malam itu juga,” kata Dodik, Senin (4/4/2016).

Pihaknya menegaskan bahwa adanya loket malam merupakan bagian dari strategi pelayanan Pos Jogja agar pelanggan yang mayoritas kalangan online shop tidak menggunakan jasa ekspedisi lainnya.

Ia tidak menampik jika keberadaan loket malam ini memunculkan anggapan mampu mengurangi pelanggan di agen Pos. Namun, pihaknya menjelaskan loket malam ini semata untuk menjaga loyalitas pelanggan Pos yang selama ini telah menggunakan jasa pengiriman barang yang disediakan.

“Tidak mengurangi pelanggan yang di agen. Penilaian kami, daripada [pelanggan Pos] pindah ke lain hati maka kami antisipasi dengan menyediakan layanan sampai jam 12 [malam],” kata Dodik, seperti dilansir harianjogja.com.

Dodik melihat prospek bisnis online di Jogja sangat bagus. Bahkan, dari layanan yang disediakan Pos Indonesia, 90% merupakan kegiatan pengiriman mail and parcel, sementara sisanya adalah transaksi jasa keuangan. Atas dasar kondisi inilah, Pos Jogja membuka loket malam.

“Sambutan masyarakat luar biasa. Per malam setidaknya ada 63 transaksi. Kemarin begitu buka saja, malam itu langsung ada 35 transaksi,” kata Dodik.

Menurutnya, Kantor Pos masih perlu memberikan sosialisasi terkait loket malam ini. “Kita tanamkan di benak masyarakat kalau pengiriman barang yang buka sampai jam 00.00 itu ya Pos,” tegasnya.

Layanan ini juga membuat Kantor Pos dituntut untuk terus menjaga konsistensi, yakni dengan menjaga keberlanjutan loket malam. “Kalau sering-sering tutup, lama-lama [pelanggan] akan lari,” ujarnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here