Maksimalkan Kapasitas, Pelindo III Keruk Pelabuhan Kalimas

0
568
Ilustrasi Pelabuhan Rakyat (maritimmedia.com)
Ilustrasi Pelabuhan Rakyat (maritimedia.com)

Surabaya – (suaracargo.com)

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak mengalokasikan anggaran Rp 2,9 miliar untuk melakukan pengerukan di Pelabuhan Kalimas. Pengerukan atau pendalaman ini dilakukan untuk memaksimalkan jumlah kapal yang bisa beraktivitas di Kalimas, baik kapal kayu maupun kapal lokal.

Untuk kapal kayu sendiri, jumlahnya mengalami penurunan setiap tahunnya. Sepanjang tahun 2014 ini saja kapal kayu yang beraktivitas rata-rata tercatat 30 kapal per bulan. Sedangkan kapal lokal atau kapal besi rata-rata 140-150 pergerakan per bulan.

“Pengerukan ini untuk meningkatkan jumlah pergerakan kapal perhari, yang kaitannya dengan produktivitas bongkar muat. Tentunya juga untuk meningkatkan revenue perusahaan,” kata Humas Pelindo III Tanjung Perak, Dhany Rachmad Agustian, sebagaimana dilansir maritimedia.com.

Berdasarkan catatan Pelindo III Tanjung Perak, pengerukan ini diharapkan bisa menaikkan throughput 5-6 persen dibanding tahun lalu, yang mencapai 780.000 ton. Data hingga Agustus tahun ini general cargo mencapai 162.194 ton dan 8.449 m kubik. Sedangkan bag cargo 226.472 ton, serta muatan dalam bentuk palet mencapai 1.759 ton dan 10.957 m kubik.

Pendapatan Kalimas tahun ini diproyeksikan tercapai Rp 6 miliar. Dari pendapatan tersebut, kontribusi kapal kayu sekitar 30-35 persen, dan tahun depan pendapatan dari Kalimas ditargetkan Rp 8,5 miliar.

Konsep lain yang sedang dipersiapkan Pelindo III Tanjung Perak adalah melakukan perawatan guna menyongsong agenda tahun 2015. “Kedepan, dermaga akan kita perpanjang hingga mencapai 2.600 meter. Sementara saat ini maksimalisasi dermaga hanya mencapai 1.400 meter-1.600 meter,” urainya.

Dengan memperpanjang dermaga, jumlah pergerakan kapal kayu dan kapal lokal bisa bertambah. Selain itu, Pelindo III Cabang Tanjung Perak menyiapkan program jangka panjang tentang port tourism yang bekerjasama dengan Pemkot Surabaya.

Pengerukan dermaga Kalimas ini akan dilakukan sepanjang 45 hari. Sementara bagian yang dilakukan pendalaman atau pengerukan pada kade 1.400 meter hingga 1.800 meter. Pada kade tersebut umumnya digunakan untuk kapal-kapal kayu yang selama ini melakukan kegiatan bongkar muat.

General Manager Pelindo III Cabang Tanjung Perak, Eko Hariyadi Budiyanto menyampaikan bahwa perawatan pengerukan kolam Kalimas ini nantinya akan dilakukan dalam 2 tahap. Tahap pertama yaitu membersihkan dan merawat kolam kalimas sehingga dilakukan pengerukan kalimas, tahap kedua yakni penataan tambatan dan larangan tambat bagi kapal yang tidak berkegiatan.

“Seperti diketahui bahwa panjang Terminal Kalimas 2.600 meter, namun yang efektif digunakan hanya 1.600 meter, sisanya akan diefektifkan melalui upaya revitalisasi kolam Kalimas, dimana tim gabungan dari Otoritas Pelabuhan, Syahbandar, dan BUP Pelindo III yang akan memilah antara pelayaran rakyat dan pelayaran lokal. Selain itu juga karena regulasi masuk / keluarnya kapal di Kalimas tanpa Pandu, sehingga nantinya akan ada portal dan rambu di jalur masuknya alur Kalimas”, ungkap Eko Hariyadi.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here