Malam Tahun Baru, Petugas Hanya Buka Pintu Pols XI di Pelabuhan Tanjung Priok

0
579
ilustrasi truk peti kemas (jppn.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Pada malam pergantian tahun, pihak Polres Pelabuhan Tanjung Priok serta instansi terkait menyatakan seluruh pintu kegiatan ekspor impor di Pelabuhan Tanjung Priok akan ditutup terkecuali Pintu Pols XI. Terhadap penutupan akses di beberapa pos tersebut, para supir truk kontainer dan trailler, para supir truk trailer hanya bisa maklum.

Jhon (38), selaku sopir truk trailler peti kemas 40 feet, saat diwawancarai oleh Warta Kota, mengaku maklum atas penutupan akses pintu Pelabuhan Tanjung Priok di malam pergantian tahun. Hanya saja, dia dan para supir lainnya terpaksa harus memutar lebih jauh ke tempat penampungan sementara peti kemas melalui tol.

“Saya sih maklum lah. Lebih baik diatur seperti itu dibanding nantinya gak bisa sama sekali masuk karena macet total kan. Hanya saja muternya ini yang jauh. Biasanya kita tuh melintas lurus dari Jalan RE Martadinata, lanjut terus ke Lodan. Kalau ditutup aksesnya seperti ini ya kita harus muter dulu ke arah Barat, nanti turun di Pintu Tol Jembatan Tiga atau Pluit, baru mengarah ke Lodan. Soalnya saya biasa memindahkan barang itu di Terminal III ke TPS Pelabuhan Sunda Kelapa,” katanya yang kala itu tengah mengendarai truk B9548UEL, Rabu (30/12).

Meski sudah terbiasa akan hal itu, Jhon berharap kepada pihak kepolisian untuk maksimal dalam melakukan pengaturan arus lalu lintas (Lalin).
“Sudah terbiasa dengan penutupan akses sementara di Jalan RE Martadinata. Setiap akhir tahun pihak kepolisian memang melakukan hal serupa untuk mencegah terjadi kemacetan parah saat perayaan pergantian tahun baru,” ujarnya, seperti dilansir wartakota.tribunnews.com.

Salim (45), yang juga selaku pengemudi truk trailer Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok pun hanya menanggapi apa adanya. “Saya sih tidak berkeberatan harus menempuh jarak lebih jauh dengan memutar terlebih dahulu melalui tol. Aktivitas saat malam tahun baru relatif jarang kan. Terkecuali sudah ada order khusus. Itu pun paling hanya beberapa truk kontainer saja. Semoga saja aktifitas kontainer tidak sampai menganggu warga yang mau tahun baruan di Ancol,” katanya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here