Manfaat Pelabuhan Patimban yang Akan Dibangun Tahun 2018

0
1033
Lokasi Pelabuhan Patimbang di Kabupaten Subang Jawa Barat (tribunnews.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Pembangunan Pelabuhan Patimban akan segera dikerjakan pada awal tahun 2018 nanti. Proyek ini sendiri, merupakan proyek pengganti dari proyek Pelabuhan Cilamaya di Karawang yang batal digarap karena lokasinya ternyata bersinggungan dengan jalur pipa minyak dan gas bawah laut.

Sekretaris Jendral Kementerian Perhubungan, Sugihardjo mengatakan, pembangunan Pelabuhan Patimban yang terbagi atas tiga tahap ini dibuat untuk mengefisienkan pengiriman logistik dan mengurangi beban lalulintas yang ada di Jakarta.

“Pengembangan pelabuhan itu, yang harus dilihat itu dua hal, bukan hanya sisi laut saja namun juga sisi darat. Patimban itu diperlukan karena dari sisi darat, letak geografis pelabuhan ini dekat dengan sentra industri Cikarang dan sekitarnya yang kedua sentra industri sekarang ini bergerak ke Pelabuhan Tanjung Priok, artinya jadi beban trafic kota Jakarta,” ungkap Sugihardjo di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2016).

Di sisi kelautan, Sugihardjo mengatakan, pada pembangunan Pelabuhan Patimban akan dilakukan penataan satu kesatuan sistem dengan Pelabuhan Tanjung Priok. Hal itu supaya, tidak terjadi persaingan antara Pelabuhan Patimban dengan Tanjung Priok.

“Jangan sampai, antara tanjung priok dan Patimban sebagai entitas yang terpisahkan. Kalau dia terpisahkan, maka akan menjadi kompetitor satu dengan yang lain. Kalau jadi kompetitor, maka tentu akan melemahkan daya saing nasional, sehingga nanti hubnya kembali ke Singapura, ke Malaysia lagi,” terang dia,

Untuk itu Sugihardjo mengatakan, nantinya akan dilakukan konsolidasi antara Pelabuhan Patimban dengan Pelabuhan Tanjung Priok, supaya menjadi kedua pelabuhan itu bisa menjadi satu kesatuan.

“Nantinya ada konsolidasi, di pelabuhan mana yang disepakati sehingga bisa langsung ke pelayaran internasional, tidak menjadi feeder bagi Singapura atau Malaysia, dan konsolidasi lainnya,” tutur dia.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Tonny Budiono, menjelaskan pemilihan lokasi Pelabuhan Patimban didasai pertimbangan bahwa lokasi itu adalah yang paling layak bila ditinjau dari aspek transportasi, hukum dan kelembagaan, teknis, lingkungan, keselamatan pelayaran dan Migas.

“Ke depannya pelabuhan ini dapat memberikan alternatif akses laut terdekat dari kawasan sentra industri sekaligus melengkapi fungsi New Priok Port sebagai pelabuhan internasional,” kata Tonny.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here