Masa Keemasan Pelabuhan Tanjung Perak Akan Terulang Kembali

0
224
Suasana di Pelabuhan Tanjung Perak (id.wikipedia.org)

Jawa Tengah – (suaracargo.com)

Rencana pembangunan pelabuhan rakyat yang menjadi bagian program Kampung Bahari, Tambaklorok, Kota Semarang segera direalisasikan. Proyek ini termasuk bagian penataan dan pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang agar bisa lebih baik.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan bahwa pihaknya sudah menandatangani nota kesepahaman (Mou) dengan PT Pelindo III di Surabaya. “Penandatanganannya Senin (15/5),” katanya kemarin.

Nota kesepahaman itu terkait pemanfaatan daerah lingkungan kerja (DLKr) untuk lokasi program perbaikan kualitas lingkungan serta pengembangan maritim di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi mengatakan penandatanganan MoU itu merupakan hasil perjuangan panjang untuk membuat wilayah di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menjadi lebih baik dan indah.

“Setelah penanda tanganan ini, kami segera tindak lanjuti dengan sejumlah ‘action’, seperti penuntasan proyek pembangunan Kampung Bahari Tambaklorok, termasuk pembangunan pelabuhan rakyat,” katanya sebagaimana dikutip Antara dan dilansir merdeka.com.

Dengan adanya pelabuhan rakyat, ia mengatakan pelayaran kapal-kapal besar dan perahu tradisional nelayan akan terpisah sehingga jalur pelayaran akan semakin lancar.

“Jadi, nantinya kapal-kapal tradisional tidak akan masuk lagi melalui Pelabuhan Tanjung Emas karena sudah memiliki jalur tersendiri, yakni di sisi barat pelabuhan,” katanya.

Tentunya, kata dia, aktivitas nelayan dan pelaku ekspor-impor akan berjalan semakin lancar, serta kunjungan dan akses pelayaran penumpang, termasuk wisatawan juga akan semakin maksimal.

“Semangat ini mengingatkan kami akan masa keemasan Pelabuhan Tanjung Emas yang pernah menjadi pelabuhan terbesar kedua setelah Pelabuhan Batavia di tahun 1883,” kata Wali kota.

Seiring dengan itu, kata Hendi, pengembangan pelabuhan dan pembangunan Kampung Bahari ini juga akan dibarengi dengan peningkatan fasilitas pendukung untuk memaksimalkan program pemerintah.

“Antara lain, proyek tol Semarang-Demak yang direncanakan berjalan awal tahun 2018, pembangunan jalan Semarang Outer Ring road (SORR) dari Mangkang-pelabuhan Tanjung Emas dan reaktivasi jalur kereta api pelabuhan Stasiun Tawang,” pungkasnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY