Masih Banyak Masalah, Pelabuhan Merak dan Bakauheni Harus Dibenahi

0
539
ilustrasi penyeberangan Merak (republka.co.id)

Jakarta – (suaracargo.com)

Pemerintah Provinsi Lampung akan memperbaiki akses dan infrastruktur pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni. Dalam rapat terbatas di Kantor Kepresidenan pada Senin (6/3/2017), masalah pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni merupakan salah satu topik yang dibahas.

Presiden Joko Widodo saat membuka rapat terbatas mengatakan, Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni masih menyimpan masalah, yakni lamanya waktu sandar, rendahnya aksesibilitas, dan sarana yang tidak mendukung.

Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo mengatakan bahwa hambatan-hambatan tersebut sudah cukup serius.

Presiden, menurutnya, mengatakan sepanjang tarif penyeberangan masih rendah, kemungkinan kecil untuk membuat kapal baru. Maka, solusinya yakni menghadirkan kapal bekas.

“Saat presien melakukan tinjauan, dipilih kapal paling bagus yang beroperasi. Beliau naik, satu jam kemudian sampai, tapi masyarakat umum tiga sampai empat jam. Artinya, kalau bisa untuk presiden, mengapa tidak bisa untuk masyarakat?” tutur Ridho usai rapat terbatas, Senin (6/3/2017), seperti dilansir bisnis.com.

Menurutnya, untuk mendanai penggantian kapal, tarif penyeberangan yang saat ini masih rendah mungkin saja dinaikkan. Namun, penaikan tarif ini akan diikuti peningkatan layanan.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here