Mengapa Para Pelaku Usaha Transportasi Lebih Memilih Muatan Overload

0
607

Berita tentang truk kelebihan muatan bukan barang baru di negeri ini. Bisa kita jumpai dengan mudah di jalanan.  Tidak  hanya di Jakarta, bahkan di daerah ternyata  lebih mengkhawatirkan. Penyimpangan terhadap  peraturan pemerintah ini seolah menjadi kebiasaan.

Berbagai upaya telah dilakukan.  Sebagai contoh nyata adalah sidak yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo beberapa waktu lalu.  Ia mengatakan, “sebagian besar angkutan barang yang melintas di jembatan timbang masih melanggar batas tonase yang diizinkan“.

Selain mendapat pemberitaan dan apresiasi secara luas oleh masyarakat,  sidak ini sedikit banyak telah memberikan pengaruh terhadap pelanggaran terstruktur ini.

Pada hari yang sama, sebuah media online mengabarkan “366 Truk Overload Dikembalikan ke Daerah Asalnya oleh Dishub & LLAJ Jawa Timur“.  Apakah hal ini efektif ?

Selang sehari setelahnya,  kebiasaan lama pun kembali berulang. Sopir dan pengusaha transportasi melanggar,  jika ditegor aparat, selalu ada jalan “damai”.

Dalam beberapa kesempatan saya menanyakan langsung hal ini pada sopir.  Jawaban yang saya terima adalah “ujung ujungnya negoisasi  dengan oknum  aparat. ”

Seorang pejabat di lingkungan  ORGANDA Jawa Timur  mengatakan, “Truk Tidak Overload Bisa Kurangi Biaya Spare Parts.” Bagaimana dengan statemen ini ?

Pernyataan di atas sangat benar.  Semua orang tahu itu,  baik sopir maupun pengusahan angkutan transportasi barang.

Bagi pelaku bisnis transportasi ada dua pilihan. Muatan overload,   boros biaya spare part, namun   keuntungan berlipat.  Sementara itu jika  muatan sesuai tonase,  menghemat  biaya spare part, namun keuntungan sangat minim,  bahkan kadang kadang minus.

Lebih tragis lagi, banyak pengusaha pengguna jasa transportasi tidak mau menggunakan jasa perusahaan trucking  jika sopir mempersyaratkan muatan sesuai tonase.

Menghadapi dilema diatas,  bisa dipastikan pengusaha angkutan akan memilih opsi pertama.

@lambangsarib

 

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY