Menhub Budi Karya Usulkan Tambahan Hari Kerja di Pelabuhan

0
153
Menhub Budi Karya Sumadi (sumeks.co.id)

Jakarta – (suaracargo.com)

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengusulkan tambahan hari kerja Sabtu dan Minggu untuk pelabuhan. Ini dilakukan untuk memangkas waktu bongkar muat barang (dwelling time) di pelabuhan. Menurut Budi, selama ini industri perkapalan bergerak dalam rentang 24 jam dan tujuh hari kerja. Tapi administrasi di pelabuhan terkait persetujuan barang libur di akhir pekan.

Karenanya, Kementerian Perhubungan menginisiasi agar pelayanan administrasi di pelabuhan tetap berjalan di akhir pekan. “Di Surabaya sudah terjadi, nah itu kita akan lakukan,” jelas Budi Rabu (21/2).

Dwi Budi Sutrisno, Direktur Laluintas & Angkutan Ditjen Perhubungan Laut menambahkan, dari sisi pemerintah dan bea cukai sudah siap untuk bekerja 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu, namun dari pihak swasta dan perbankan tidak mau. “Susah karena kami tidak bisa memaksa, tapi kami buat imbauan dan beri plus-minus kalau Anda masuk bagaimana,” jelas Budi.

Menurut Dwi Budi, pelabuhan yang harus dikejar untuk mengimplementasikan pelayanan di akhir pekan adalah pelabuhan utama Tanjung Priok dan pelabuhan Tanjung Perak. Budi Karya bilang, dalam waktu dekat akan ada excercise di Tanjung Priok mengenai kinerja yang lebih cepat, murah dan mudah.

Reporter: Tane Hadiyantono
Editor: M. Nahar

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here