Menhub: Efisiensi Tidak Hanya Bisa Dicapai Dengan Penyediaan Pelabuhan dan Kapal

0
410
ilustrasi fasilitas logistik di pelabuhan (poskotanews.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Dari sisi laut, pemerintah diharapkan dapat mendorong efisiensi ekonomi nasional. Akan tetapi, efisiensi seperti ini tidak bisa hanya dengan ketersediaan pelabuhan dan kapal. Ada unsur lain yang harus dipenuhi agar efisiensi menjadi sempurna.

banner-csm-atas

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, unsur tersebut adalah dari sisi kepastian penumpang ataupun barang untuk sampai di tempat tujuan dan biaya yang terjangkau.

“Kita mengerti banyak inisiasi yang belum terlaksana baik. Satu catatan Presiden, hadirnya kita dalam satu kegiatan, bukan hanya bangun pelabuhan dan beli kapal, tapi kapal bisa sampai, bawa penumpang dan barang cost murah, frekuensi normal,” ungkapnya usai mengecek pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (27/8/2016).

Tol laut sudah dirancang. Pembangunan pelabuhan juga sudah dimulai, termasuk juga ketersediaan kapal. Dari sisi lain waktu bongkar muat di pelabuhan atau dwell time juga sudah diturunkan pada level yang cukup rendah, yaitu sekitar 3,5 hari. Namun efisiensi tersebut belum terwujud.

“Jujur belum (ada konektivitas). Kalau kita bisa membuat tol laut, tujuannya mengurangi disparitas harga. Pelni bilang harga turun 30% tapi tidak bisa konstan. Karena ke sana sebulan sekali, atau berapa hari sekali, bisa dibeli pedagang di sana,” terang Budi, seperti dilansir detik.com.

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II menilai perlu ada integrasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), terutama dari Pelindo yang menjadi operator di pelabuhan.

“Kami konsolidasi BUMN yang ada untuk buat planning yang reintegrate,” imbuhnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here