Menhub Jonan Sarankan Maskapai Tidak Sehat untuk Merger

0
330
ilustrasi bandara (antaranews.com)
ilustrasi bandara (antaranews.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengungkapkan, ada perusahaan penerbangan yang dalam laporan keuangannya memiliki modal minus ratusan miliar rupiah. Dia sendiri pun mengaku heran atas hal tersebut.

“Ada (keuangan perusahaan penerbangan) yang dilaporkan ke saya itu modalnya minus ratusan miliar, kok bisa jalan ya? Ini perusahaan apa rumah tangga ya? Saya enggak sebutkan saja perusahaan apa,” ujar Jonan di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (31/3).

Dia juga menjelaskan, kesehatan keuangan perusahaan penerbangan merupakan hal yang penting. Bahkan, kata dia, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan mewajibkan perusahaan penerbangan sehat secara finansial.

Hal itu bisa diketahui dengan adanya kewajiban perusahaan penerbangan memiliki 5 pesawat dengan hak milik dan 5 pesawat sewa. Peraturan tersebut akan berlaku pada 1 Juni 2015 nanti.

Apabila tak memenuhi kewajibannya tersebut, maskapai tersebut terancam dicabut izin operasionalnya oleh Kemenhub. Namun, Kemenhub juga memberikan opsi untuk merger dengan perusahaan penerbangan lain yang tak memenuhi kewajiban tersebut.

“Belum ada (perusahaan mengajukan merger). Sebaiknya, (kalau tak mampu) ya merger,” kata Jonan, sebagaimana dilansir industri.kontan.co.id.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here