Menhub: Pesawat Angkut Barang Bisa Tekan Biaya Logistik di Papua

0
271
Menhub Ignasius Jonan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi kalangan swasta berinvestasi di sektor pelabuhan. Foto: Dok/Sindo

Jakarta – (suaracargo.com)

Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengatakan, biaya logistik di wilayah Indonesia Timur, khususnya wilayah pegunungan di Papua, bisa ditekan jika pengiriman barang dilakukan dengan menggunakan pesawat berjadwal.

Jonan menuturkan, pesawat digunakan sebagai transportasi angkutan logistik lantaran wilayah pegunungan di Papua sulit dijangkau oleh kendaraan darat dan juga laut.

“Bukan angkutan barang dengan kapal terjadwal, tapi angkutan barang dengan pesawat terbang terjadwal ini untuk daerah pegunungan,” kata Jonan di Ruang Rapat Komite II DPD, Jakarta, Selasa (26/1/2016).

Jonan menuturkan, pemanfaatan kapal sebagai transportasi angkutan logistik di wilayah pegunungan Indonesia Timur akan memakai skema subsidi sesuai dengan skema yang diterapkan pada kapal angkutan barang.

“Dengan ada angkutan rutin mudah-mudahan barang itu murah,” tambahnya, seperti dilansir detik.com.

Dengan adanya pesawat, sambung Jonan, pergerakan arus logistik di Indonesia Timur berjalan dengan teratur dan tepat waktu. Pasalnya, pengirima logistik dan barang dengan pesawat lebih efisien bila dibandingkan menggunakan kendaraan darat maupun laut.

Tidak hanya itu, Jonan menambahkan, Wamena menjadi wilayah yang akan difasilitasi pesawat angkutan logistik berjadwal. “Kalau di Puncak Jaya- Wamena, tahun ini kami alokasikan. “Karena kalau nunggu jalan sampai pemerintah selesai nggak selesai, maka dengan pesawat terbang terjadwal,”? pungkasnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY