Menko Maritim Rapat dengan Pengusaha Pelabuhan Belanda

0
231
ilustrasi penanganan peti kemas

Jakarta – (suaracargo.com)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan mengadakan pertemuan atau meeting dengan CEO Port of Rotterdam (PoR) Rene Van Der Plas, di kantornya, Jakarta Pusat. PoR sendiri merupakan perusahaan di sektor pelabuhan yang berasal dari Belanda.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Direktur Kepelabuhanan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Chandra Irawan dan Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT Pelindo I Imam A Sulaiman, Rabu (14/2/2018).

Chandra mengatakan, pertemuan tersebut membahas soal pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung tahap II dan secara spesifik membahas feasibility study (FS/studi kelayakan) proyek tersebut. Studi kelayakan ini juga meliputi peluang investasi PoR di pelabuhan tersebut.

“Kita masih membuat, mempersiapkan FS-nya dan itu review-nya yang sudah pernah dilakukan. Saat ini di-review lagi FS-nya oleh Pelindo I dan PT SMI. Sudah membuat hasil enam skenario. Dari beberapa itu ada satu yang memungkinkan untuk dibahas lagi,” katanya usai rakor.

Ada beberapa skenario yang disiapkan, di antaranya, mengenai skema pembiayaan dari Pelindo I, pemerintah, berupa bantuan, maupun multilateral alias kerja sama yang meliputi lebih dari dua negara. Kemungkinan investasi PoR di proyek ini pun masih menunggu hasil studi kelayakan. Hal itu masih dikaji ulang sampai semuanya benar-benar tuntas.

Sementara itu, Direktur Kepelabuhanan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengatakan tidak ada kesulitan dalam melaksanakan proyek tersebut. Hanya saja, untuk melaksanakan proyek besar, studi kelayakannya harus jelas.

“Kan lagi dikalkulasi, kan proyek besar harus FS seperti apa, layout seperti apa, kerjasama seperti apa, tahapan juga,” katanya.

Sementara untuk membicarakan minat PoR berinvestasi di proyek tersebut, dia mengatakan prosesnya masih panjang, meliputi berbagai aspek, antar lain, final desain, final investment decision dan sebagainya.

“Suatu proyek kan mata rantai banyak. Jadi jangan ujung-ujung lihat proyek, bangun,” tambahnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here