Menko Perekonomian Yakin One Stop Service Bisa Benahi Pelabuhan dalam 2 Tahun

0
282
ilustrasi pelabuhan peti kemas (Reuters/okezone.com)
ilustrasi pelabuhan peti kemas (Reuters/okezone.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, program one stop service atau Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) mampu mengurangi tingginya biaya logistik di sektor kelautan.

Sofyan menjelaskan, one step service juga mampu mengurangi biaya logistik yang selama ini sebesar 24 persen. Sistem pelayanan ini akan menurunkan biaya tersebut hingga 19 persen dalam jangka waktu sekitar dua tahun.

“Nah ini akan kita lihat, kan sudah dihitung-hitung, kita bisa memperbaiki aspek birokrasi dan meningkatkan efisiensi pelabuhan itu dari 24 persen ke 19 persen bisa dicapai dalam waktu dua tahun. Itu masih tinggi loh,” kata Sofyan di Kantor BKPM, Jakarta, Rabu (11/2/2015)

Dia mengatakan, one stop service merupakan ide yang sudah ada sejak lama. Namun, ide tersebut lamban dalam penerapannya. Kelambanan itu, salah satu penyebabnya, adalah karena tidak adanya kepercayaan dari masing-masing pihak. “Kalau ini presiden memberikan perhatian khusus, sehingga kalau target temponya tiga bulan, tiga bulan tercapai,” tambahnya.

Menurut dia, one step service juga mampu memberikan kepastian dalam proses suatu perizinan. “Jadi mudah-mudahan kasus one stop service sukses ini memperbaiki logistik di laut,” tutupnya, sebagaimana dilansir okezone.com.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here