Meski BBM Naik, Truk Peti Kemas Tidak Mogok

0
509
Ilustrasi -- Antara/Widodo S Jusuf
Ilustrasi — Antara/Widodo S Jusuf

Jakarta – (suaracargo.com)

Pengusaha angkutan peti kemas tidak akan mengikuti seruan Organisasi Angkutan Darat (Organda) untuk mogok sebagai bentuk protes atas naiknya harga bahan bakar minyak. Angkutan peti kemas akan tetap beroperasi seperti biasa.

“Kita tegaskan, semua truk kita beroperasi seperti biasa. Angkutan peti kemas keluar masuk pelabuhan Tanjung Priok dan semua pelabuhan di Indonesia beroperasi seperti biasa. Tidak ada pemogokkan. Kita tidak ikut-ikutlan,” ujar Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO), Gemilang Tarigan, di Jakarta, Rabu (19/11/2014), sebagaimana dilansir metrotvnews.com.

Untuk di Tanjung Priok, kata Gemilang, ada 14.057 truk angkutan barang akan beroperasi seperti hari-hari sebelum kenaikan harga BBM.

Kenaikan harga BBM, menurut Gemilang, tidak sampai membuat pengusaha angkutan tersebut mutung. Sebab, ada masih cara lain untuk mencari jalan keluar atas permasalahan tersebut. “Kita pasti dukung pemerintah. Tinggal saja kita sesuaikan tarifnya sekarang,” jelas Tarigan.

Arus lalu lintas truk barang di Jalan Yos Sudarso yang melintas dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok beroperasi seperti biasa. Demikian pula di Jalan RE Martadinata, terjadi antrean truk barang yang masuk di sejumlah pintu masuk Pelabuhan Tanjung Priok.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here