Meski Belum Diserahterimakan, Dermaga Tanjung Datuk Sudah Dipergunakan

    0
    453
    Pelabuhan Tanjung Datuk Selesai. Belum Serah terima Tapi Sudah Dipakai (batam.tribunnews.com)

    Tanjungpinang – (suaracargo.com)

    Pembangunan dermaga Tanjung Datuk, Pulau Penyengat sudah selesai. Meskipun belum diserahterimakan dari pihak kontraktor ke Pemko Tanjungpinang, dermaga tersebut sudah mulai digunakan oleh masyarakat setempat.

    Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tanjungpinang Wan Samasi mengatakan memang secara prosedural, sebelum diserahterimakan oleh kontraktor, pelabuhan tersebut belum boleh dipergunakan.

    Namun, Pemko Tanjungpinang tentu tidak boleh terlalu kaku menerapkan peraturan karena ini wujud rasa senang masyarakat.
    “Intinya. karena ini digunakan naik turun penumpang, silakan saja. Namun kita minta masyarakat untuk sama-sama menjaganya,” katanya, Kamis (29/12/2016).

    Pemko Tanjungpinang, kata Wan Samsi, berencana menjadikan Pelabuhan Tanjung Datuk ini sebagai pintu masuk ke destinasi wisata Pulau Penyengat.

    Sedangkan, pelabuhan yang saat ini digunakan untuk pintu masuk ke Pulau Penyengat atau Dermaga Masjid, nantinya akan digunakan sebagai pintu keluar.

    Sehingga, ada akses in dan out bagi para pengunjung ketika berkunjung ke Pulau Penyengat menuju Kota Tanjungpinang.
    Untuk menunjang kebijakan Walikota Tanjungpinang ini, petujuk arah ke lokasi wisata dan nama jalan juga sudah mulai dipasang di Pulau Penyengat.

    Sehingga warga atau wisatawan yang ingin berkunjung ke Pulau Penyengat tidak kesulitan dalam mencari lokasi wisata yang akan dikunjungi.

    “Setelah dermaga Tanjung Datok, Dermaga Masjid jadi fokus kita ke depan. Kita akan lakukan perawatan,” kata Pak Wan, begitu sapaan akrabnya, seperti dilansir Tribun Batam.

    Selain kedua dermaga di Pulau Penyengat tersebut, Pemko Tanjungpinang juga telah mengusulkan ke Pemprov Kepri untuk perawatan Pelantar Kuning di Kota Tanjungpinang.

    “Pelantar Kuning ini kita sudah sampaikan ke Dishub Kepri. Kita minta supaya tenaga konsultan turun. Kalau mau di-PL (penunjukan langssung) atau dilelang, kita berharap bisa secepatnya,” katanya.

    Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here