Meski Pertumbuhan Ekonomi Melambat, Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Kelas II Sri Bayintan Kijang Meningkat 20 Persen

0
345

Bintan – (suaracargo.com)

Di tengah perlambatan ekonomi, pertumbuhan aktifitas bongkar muat peti kemas di terminal peti kemas Pelabuhan Kelas II Sribayntan Kijang malah meningkat 20 persen. Kondisi ini setidaknya menggambarkan, dalam perlambatan sekalipun, ekonomi Kepri masih cukup bisa bergerak.

“Kami mencatat meningat 20 persen, maka itu kita akan koordinasi sama Pelindo selaku pengelola untuk peningkatan kapasitas terminal peti kemas di sini,”kata Kepala kantor Syabandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kijang, Sanggam Marihot Simamora, Rabu (5/4/2017).

Waktu bongkar muat kapal hingga meninggalkan pelabuhan (dweeling time) dibuat lebih singkat, yaitu dua hari. Jika lagi ramai, paling lama tiga hari. “Tapi kalau tiga hari itu sudah jarang, rata rata dua hari, operator kapal pun senang,”pungkas Sanggam, seperti dilansir batam.tribunnews.com.

Kepala Persatuan Kerukunan Warga Batak Tanjungpinang ini menegaskan, dari segi pengawasan, sudah berjalan sesuai SOP. Namun, menurutnya masih perlu penambahan personel.
“Kita sudah ngusul tambahan 10 personil ke pusat, kalau sudah ada itu, pengawasan menjadi lebih seimbang,”kata dia.

Direncanakan, kapasitas terminal akan ditingkatkan untuk mengantisipasi meningkatnya bongkar muat peti kemas.

Kepala Pelindo I Tanjungpinang perwakilan Kijang Khoirudin menyampaikan, tim kaji pusat sudah mengecek Pelabuhan Kelas II Sribayntan Kijang. Dalam waktu dekat kabar baru terkait kunjungan itu akan disampaikan. “Dermaga sandar diperluas, panjang dermaga kita ditambah 80 meter lagi, yang sekarang ini 240 meter,”kata dia.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here