Meski Terancam Mogok Massal, Aktivitas Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Normal

0
411
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan peti kemas Pelabuhan Tanjung Priok terlihat dari ketinggian, Jakarta, Kamis (21/2). TEMPO/Tony Hartawan
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan peti kemas Pelabuhan Tanjung Priok terlihat dari ketinggian, Jakarta, Kamis (21/2). TEMPO/Tony Hartawan

Jakarta – (suaracargo.com)

Aktivitas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut), Senin (4/5) berjalan normal. Kendaraan truk kontainer tampak keluar masuk pelabuhan. Padahal, sempat beredar kabar aktivitas bongkar muat di pelabuhan terbesar di Indonesia tersebut bakal terganggu.

Kekhawatiran itu menyusul rencana buruh bongkar muat bakal melakukan mogok kerja. “Memang ada kami mendengar ada rencana mogok kerja buruh bongkar muat di sejumlah pelabuhan. Termasuk di Pelabuhan Tanjung Priok. Namun sejauh ini, aktivitas di Pelabuhan tetap berjalan seperti biasa,” ujar Humas Pelindo Tanjung Priok, Sofyan, Senin kemarin (4/5). “Aktivitas bongkar muat tetap berjalan. Tidak ada kendala atau gangguan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Sofyan mengatakan, rencana mogok pekerja bongkar muat dipicu keluarnya peraturan menteri. Yakni Peraturan Menteri Perhubungan 60/2014 dan Peraturan Menteri Perhubungan 53/2015. Peraturan tersebut dianggap merugikan pekerja. “Rencana aksi mogok itu karena terkait keluarnya peraturan mentri,” jelas Sofyan, seperti dilansir indopos.co.id. Pihaknya berharap, aktivitas pelabuhan tetap berjalan.

Sementara itu, Ketua Umum Serikat Pekerja Pelabuhan Tanjung Priok Kirnoto mengatakan, aksi mogok pekerja bongkar muat, karena ada tuntutan yang belum dipenuhi. Pihaknya sendiri kata dia, tidak melakukan aksi mogok. “Kami tetap menjaga supaya aktivitas di Pelabuhan Tanjung Priok, tetap berjalan seperti biasa. Teman-teman yang mogok kerja karena ada tuntutan yang belum dipenuhi,” pungkasnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here