Modus Baru Pengiriman Narkoba Lewat Kargo Diwaspadai BNN

    0
    456
    bulungan.prokal.co

    Tarakan – (suaracargo.com)

    Penemuan 11 kilogram narkoba jenis sabu-sabu yang akan dikirim ke Balikpapan melalui paket kargo di Bandara Juwata Tarakan, Rabu (15/2), menjadi serius perhatian BNN Tarakan. Terlebih lagi, sebelumnya BNN Tarakan pada akhir tahun lalu menemukan ganja seberat 2 kilogram yang dikirim melalui paket pos dari Aceh ke salah satu rumah sakit di Tarakan. Paket tanpa pemilik itu akhirnya dimusnahkan oleh BNN.

    Ketua BNN Tarakan Agus Surya Dewi mengakui pengiriman melalui kargo menjadi cara baru para pengedar narkoba untuk menjalankan bisnisnya. Selain lebih mudah, cara ini juga bisa mengelabui jika petugas kurang jeli dan tidak memiliki naluri yang peka terhadap isi paket.

    Pihaknya pun sudah mewanti-wanti cara seperti ini pascapenemuan paket ganja pada Desember 2016 lalu. Saat itu, BNN Tarakan langsung berdiskusi dengan pemilik kargo untuk antisipasi pengiriman barang-barang narkotika melalui pengiriman paket. Ia telah menegaskan kepada pengusaha kargo agar lebih teliti terhadap setiap paket yang akan dikirim. Sebab, pengedar saat ini sudah berani mengirim narkotika melalui kargo.

    “Memang kami beberapa waktu lalu diskusi dengan pihak kargo yang diundang oleh bandara, kami menyampaikan kalau kita punya tanggung jawab yang cukup berat sehingga kargo itu jangan dianggap remeh, karena sekarang berani kirim lewat kargo, kenyataannya memang seperti itu,” ujarnya, kemarin.

    Mantan tenaga pendidik ini bahkan sudah meminta kepada pengusaha kargo agar meneliti kembali setiap isi paket sebelum mengirimnya. Ini demi mencegah terbangnya narkoba melalui jalur udara.
    “Waktu itu sudah kami sampaikan ke pihak kargo, termasuk bandara. Kami suatu saat juga akan ikut ngecek barang tanpa diberitahu. Tapi itu tolong kami didukung juga,” tegasnya, seperti dilansir prokal.co.

    BNN sendiri terus melakukan kerja sama dengan pihak kargo maupun bandara untuk mengawasi peredaran narkoba di Tarakan. Sebab, cara ini sudah beberapa kali lolos dari Bandara Juwata Tarakan.
    Seperti yang pernah ditangkap tim Mabes Polri dari Direktorat Narkoba pada 18 Januari 2017 lalu di area parkir RA Cargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Dari penangkapan tersebut, polisi menyita 1 paket kiriman berisikan 10 kilogram narkotika yang diduga dikirim melalui jasa kargo. Paket tersebut dikirim dari Tarakan tujuan Makassar transit Balikpapan.

    Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY