Musim Hujan Tiba, PT KAI Pantau Lima Titik Longsor

0
219
Rangkaian Kereta Barang - tribunnews.com
Rangkaian Kereta Barang – tribunnews.com

Purwokerto – (suaracargo.com)

Tibanya musim hujan membuat PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto memberikan perhatian ekstra terhadap lima titik jalur kereta yang rawan longsor. Kelima titik longsor tersebut dipantau oleh petugas selama 24 jam untuk menghindari terjadinya kecelakaan.

“Apalagi di awal musim penghujan yang sangat rawan terjadi longsor,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Surono, Ahad, 26 Oktober 2014.

Surono mengatakan bahwa tiga dari lima titik rawan longsor tersebut berada di jalur Notog-Kebasen, Kaliwangi, Kabupaten Banyumas, tepatnya di Kilometer 359+600 hingga 361+300. Satu titik lainnya berada di Kilometer 449+300 hingga 900 jalur Wonosari- Kutowinangun, Kabupaten Kebumen. Satu titik terakhir berada di Kilometer 304+300 sampai 400 jalur Prupuk- Linggapura, Kabupaten Brebes.

Empat dari lima titik rawan longsor tersebut merupakan tebing yang berada di sisi jalur kereta. Misalnya di daerah Notog dan Wonosari. Sedangkan, satu titik lainnya merupakan tubuh jalur kereta yang rawan longsor karena kondisi tanah yang labil. Titik ini berada di jalur Prupuk- Linggapura.

Untuk menghindari terjadinya kecelakaan, PT KAI Daop 5 menempatkan petugas penjaga yang mengawasi lokasi tersebut. “Mereka akan menjaga lokasi tersebut selama 24 jam penuh dalam tiga shift,” katanya.

Rabu malam lalu (22/10), terjadi tanah longsor kecil yang menutup saluran air di Kilometer 327+0/1 jalur Patuguran-Karangsari. Tanah longsor sepanjang kurang-lebih 5 meter tersebut tidak sampai menutup jalur rel, sehingga tidak mengganggu perjalanan kereta. Petugas langsung membersihkan saluran air yang tertutup tanah agar aliran air tidak tersumbat.

Kepala Stasiun Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Cilacap, Teguh Wardoyo, mengatakan bahwa hujan dengan intensitas lebat bisa turun sewaktu-waktu di beberapa wilayah di Jawa Tengah bagian selatan. “Hujan lebat ini bisa menimbulkan longsor karena tanah kering tiba-tiba mendapat limpahan hujan,” katanya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY