Ombudsman Aceh Minta Pemko Sabang dan Pemko Banda Aceh Benahi Pelabuhan Balohan Sabang dan Ulee Lheue

0
349
logo Ombudsman (serambinews.com)

Banda Aceh – (suaracargo.com)

Ombudsman RI Perwakilan Aceh meminta Pemko Sabang dan Pemko Banda Aceh serta sejumlah instansi terkait berkoordinasi untuk membenahi sistem pelayanan di pelabuhan Balohan Sabang dan Ulee Lheue Banda Aceh.

Penegasan itu disampaikan Kepala Ombudsman Perwakilan Aceh, Taqwaddin Husin MHum, dalam pertemuan Senin kemarin di Kantor Ombudsman Aceh di Banda Aceh, yang dihadiri Wali Kota Sabang, Zulkifli H Adam, Sekdako Banda Aceh, Drs Bahagia, Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh, Saifullah Nasution, General Manager ASDP Banda Aceh, Imam Habinajud.

Dalam pertemuan yang merupakan undangan Kepala Ombudsman Perwakilan Aceh itu juga hadir Kepala Dishubkominfo Sabang, Irawadi, Kepala Dishubkominfo Banda Aceh, Muzakkir Tulot, Kapolres Sabang, AKBP Nurmeningsih, dan Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Zulkifli.

Dihadapan para pejabat Pemko Sabang dan Banda Aceh itu, Taqwaddin Husin memaparkan, dari hasil investigasi staf Ombudsman di dua pelabuhan tersebut, menghasilkan sejumlah temuan yang menjadi kendala dalam pelayanan penumpang.

“Salah satu temuan yang sangat menonjol banyak calo tiket yang berkeliaran di dua pelabuhan, bahkan di Balohan pintu masuk dijaga oleh calo, sehingga menganggu kenyamanan penumpang, selain itu ada pungutan liar dan ada sejumlah kendaraan yang masuk ke feri tanpa melalui jalur antrean,” ujar Taqwaddin dalam paparannya.

Selain itu, kondisi pelabuhan juga tampak kotor dan banyak tiket yang dijual di luar loket oleh petugas. Sedangkan kondisi dalam kapal penyeberangan KMP Tanjung Burang dan KMP BRR juga belum memberikan pelayanan yang baik. Sebab TV, AC di ruang VIP tidak berfungsi, hingga sofa mulai rusak. Bahkan, Staf Ombudsman juga menemukan ada petugas memasukkan penumpang secara illegal. Serta masih banyak gula illegal dari Sabang yang masuk ke Banda Aceh.

Dalam pertemuan itu, Ombudsman mengajak semua pihak yang terkait dengan pelayanan dua pelabuhan itu, agar saling koordinasi dan bersinergi dalam memberikan pelayanan yang baik terhadap penumpang.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here