OpenPort Menerima Investasi Seri A

0
175
Ilustrasi cargo (foto:istimewa)

Jakarta – (suaracargo.com)

OpenPort menerima investasi seri A yang diperoleh untuk melanjutkan pertumbuhan bisnis dan membangun jaringan teknologi supply chain di Asia. Adapun pemberian investasi tersebut dipimpin oleh Susquehanna International Group (SIG) bekerja sama dengan Caldera Pacific Ventures kepada OpenPort.

Max Ward, CEO OpenPort mengatakan, pihaknya telah menggandeng industri FMCG (Fast-Moving Consumer Goods) guna mengurangi biaya operasional yang masih sangat tinggi, terutama di wilayah negara-negara berkembang di Asia.

“Kami yakin bahwa kunci revolusi logistik yang dibutuhkan pasar saat ini adalah platform yang mampu menghubungkan langsung pengirim dengan pengangkutnya. Hal ini sangat mungkin dilakukan oleh teknologi aplikasi digital yang kami miliki. Ini merupakan inovasi terbaru dari sebuah manajemen supply chain”, kata Max Ward melalui siaran pers yang diterima Bisnis, Senin (30/5/2016).

Promo CSMCARGO Ramadhan

Sebagai aplikasi digital, Open Port memberikan visibilitas bagi pelaku jasa logistik untuk mengontrol dan memantau pengiriman barang agar kualitas barang serta keamanan barang yang dikirim lebih terjamin. Tak hanya itu, Max mengatakan bahwa Open Port mampu mengintegrasikan antara pengirim dengan operator transportasi untuk menyimpan barang (penggudangan) yang akan dikirimkan.

Max menerangkan, sebagai platform jaringan informasi teknologi, OpenPort akan mewujudkan pengurangan truk kosong dengan menggunakan sistem backhaul. Hal tersebut diyakini oleh Max akan memberi dampak bagi berkurangnya biaya logistik untuk pengiriman ekspor-impor di Asia.

Sebagai informasi, sejak tahun 1987, Susquehanna International Group (SIG) tumbuh dari sebuah perusahaan perdagangan di Bursa Efek Philadelphia menjadi salah satu lembaga keuangan swasta terbesar di dunia. Saat ini SIG memiliki lebih dari 1500 karyawan di seluruh dunia, SIG juga dapat menciptakan tren baru pada bisnis perdagangan dan pembentukan pasar, penjualan pada lembaga pemerintahan, penelitian, ekuitas milik swasta, serta permodalan. SIG memiliki kantor di seluruh Amerika Utara, Eropa, Asia, dan Australia.

Sementara itu, Caldera Pacific Ventures adalah perusahaan yang fokus menangani permodalan untuk perusahaan di Asia Pasifik. Caldera Pacific memiliki visi – menjadi mitra pilihan bagi perusahaan berkualitas tinggi yang memerlukan modal jangka panjang dalam perencanaan pertumbuhan bisnis mereka.

Caldera Pacific juga terlibat secara aktif membantu mengembangkan bisnis, merealisasikan strategi bisnis, serta beradaptasi dengan perubahan pasar yang tidak bisa dihindari. Perusahaan ini berinvestasi terutama di bidang Jasa Keuangan, FinTech, Teknologi Informasi, dan Consumer Goods.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY