Pakai Sistem Online Baru, Waktu Layanan Pelabuhan Banten Dipangkas

0
476
ilustrasi Penyiapan Tol Laut Kapal barang curah kering "Ocean Satoko" berbendera Panama berbobot 100.000 DWT yang mengangkut biji besi turun jangkar untuk melakukan bongkar muat, di Pelabuhan PT Pelindo II Cabang Banten, di Ciwandan, Cilegon, Selasa (26/8). (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

Cilegon – (suaracargo.com)

PT Pelindo II Ciwandan, Kota Cilegon, Banten akan menerapkan sistem baru untuk memangkas waktu pelayanan kapal hingga 50%. Sistem layanan berbasis teknologi informasi itu akan efektif dan mulai diterapkan pada Juli 2017.

General Manager PT Pelindo II Banten, Armen Amir mengatakan, sistem yang nantinya akan diterapkan itu pelayanannya tidak akan ada persoalan kontak dalam mengurus berbagai dokumen perizinan para pengguna jasa cukup mendaftarkan lewat sistem tersebut.

“Misalnya kapal yang tadinya 75 ribu ton itu dilayani mungkin sampai dengan 12 hari. Nah, dengan sistem ini kita harapkan bisa sampai dengan 6 hari,” ujarnya kepada wartawan di Kota Cilegon, Selasa (30/5/2017).

“Juli nanti kita akan ada NPK-TOS (Non Peti Kemas Terminal Operating System) sistem informasi berbasis IT. Jadi layanan nanti tidak ada personal kontak lagi, tidak ada orang membawa dokumen ke tempat-tempat itu,” sambungnya, seperti dilansir detik.com.

Amir menyatakan, sistem yang akan berlaku 2 bulan mendatang itu diklaim lebih cepat daripada pelayanan satu atap yang hingga kini masih dijalankan oleh Pelindo Ciwandan.

“Pasti lebih cepat, kenapa? Karena yang jalan itu kan cuma transaksi itu melalui sistem informasi itu. Orang datang dari Serang kemari dulu meminta layanan, berapa waktu yang dihabiskan? Lha ini cukup menggunakan layanan informasi saja, sudah cukup dapat jawaban,” katanya.

Perihal sasaran pengguna jasa, Amir mengungkapkan bahwa para pengguna jasa khususnya importir barang menjadi sasaran utama jika nanti sistem terebut diterapkan.

“Jadi kita ganti layanan berbasis sistem informasi, sasarannya ke mereka (importir barang) dulu. Permohonan BPKB, layanan barang itu sudah melalui sistem informasi,” kata dia.

Pihaknya berharap dengan adanya sistem berbasis aplikasi itu, waktu tunggu dan bongkar muat kapal di Pelabuhan Pelindo II Ciwandan dapat dipersingkat. Sehingga persaingan antar-pelabuhan yang ada di Banten dapat berkompetisi dengan sehat.

“Kita harapkan dengan sistem ini nanti, integrasi sistem ini jalan, nanti kita bisa potong setengah,” tutupnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here