Para Penyeberang Mulai Padati Pelabuhan Merak

0
266
ilustrasi kendraan roda empat masuk kapal roro (oppmerak.dephub.go.id/)

Merak – (suaracargo.com)

Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten mulai dipadati penumpang, baik pejalan kaki maupun yang menggunakan kendaraan pribadi sejak Selasa (20/12/2016) malam hingga Rabu (21/12/2016) siang.

Humas PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Cabang Merak, Mario Sardadi Oetomo mengklaim, pihaknya akan mengoptimalkan pelayanan agar penumpang yang ingin merayakan Natal dan Tahun Baru di kampung halamannya bisa selamat sampai tujuan.

“Saat ini, penumpang pejalan kaki dan kendaraan pribadi mulai memadati Pelabuhan Merak.

“Kemungkinan, penumpang yang menyeberang menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung lebih awal agar bisa melakukan Natal bersama keluarga di kampung halaman,” kata Mario. Sebab, jika mereka berangkat dua atau tiga hari sebelum Natal, mereka khawatir terjebak kemacetan antrean kendaraan. Namun ia menambahkan bahwa kebanyakan penumpang melakukan perjalanan di malam hari.

“Meskipun sudah dilakukan imbauan-imbauan agar masyarakat menyeberang pada pagi maupun siang hari,” ujar Mario, seperti dilansir okezone.com.

Para penyeberang tersebut, sambung dia, didominasi pemudik dari Jakarta, Bogor, Bekasi, Tangerang dan Bandung. “Kami terus bekerja keras agar penyeberangan lintas Merak-Bakauheni berjalan lancar tanpa antrean kendaraan,” ucapnya.

Menurut Mario, ASDP Merak membuka loket di Rest Area 43 guna mengatasi antrean kendaraan pribadi yang hendak menuju Pulau Sumatera. Para pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat bisa dilayani di pos loket tersebut sehingga mereka bisa langsung diseberangkan tanpa antrean panjang.

Selain itu pihaknya juga memaksimalkan 22 loket lain sehingga perjalanan diharapkan menjadi lancar. “Kami menjamin semua penumpang pejalan kaki maupun kendaraan untuk merayakan Natal dan Tahun Baru bisa diseberangkan dengan tepat waktu,” katanya.

ASDP Merak turut mengoperasikan 28 unit kapal Roll-on Roll-off (Ro-Ro) hingga libur Natal dan Tahun Baru 2017. “Kami mengoperasikan 28 kapal Ro-Ro agar tidak terjadi antrean kendaraan maupun penumpukan penumpang,” tutup Mario.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY